Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

HUT Kota Tarakan akan Dimeriahkan Pesta Iraw Tengkayu, Pelaksanaannya Tunggu Restu dari Pusat

Momen HUT Kota Tarakan pada 15 Desember 2021 mendatang diwacanakan akan dimeriahkan Pesta Iraw Tengkayu.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Rencananya, pelaksanaan Iraw Tengkayu dipusatkan di Kawasan Wisata Pantai Amal. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Momen HUT Kota Tarakan pada 15 Desember 2021 mendatang diwacanakan akan dimeriahkan Pesta Iraw Tengkayu.

Pesta Iraw Tengkayu adalah ajang per dua tahunan yang selalu digelar Kota Tarakan di momen HUT Tarakan.

Walikota Tarakan, dr Khairul, M.Kes mengungkapkan, dengan status Kota Tarakan sudah turun level, diharapkan tradisi tahunan Iraw Tengkayu juga bisa digelar.

“Di Pantai Amal Lama sudah lama beroperasi. Pesta Tahunan Iraw Tengkayu mudah-mudahan tidak ada lagi gelombang ketiga dan instruksi dari pusat yang melarang kegiatan pengumpulan massa. Karena sekarang komando dari pusat. Tapi kalau saya yakin bisa kita kerjakan,” beber Khairul.

Namun sekali lagi semua menunggu instruksi pusat. Khairul menambahkan, untuk anggaran kegiatan Iraw sudah disiapkan pihaknya.

Baca juga: Sikapi Tarif Masuk Pantai Amal Rp 30 Ribu, Ketua DPRD Akan Diskusikan dengan Pemkot Tarakan

Baca juga: Wisata Pantai Amal Dibuka Saat HUT Tarakan, Walikota Khairul Beber Alasan Tiket Masuk Rp 30 Ribu

Baca juga: Sempat Didemo Warga, Walikota Tarakan Tetap Lanjutkan Pembangunan di Pantai Amal

“Biasanya ya cukup lama latihannya, penari itu. Kalau anggarannya sudah kita siapkan tinggal lihat lagi instruksi pusat,” jelasnya.

Ia mengemukakan sebenarnya tahun lalu rencana diadakan dalam skala kecil, namun tidak memungkinkan.

“Tapi tahun ini, nanti ini semoga bisalah dilaksanakan,” ucapnya berharap.

Ia mengatakan, jika nanti jadi diadakan akan melihat kondisi menjelang Desember mendatang.

Ia sekali lagi berharap, pandemi bisa mereda.

Yang dikhawatirkan saat ini adalah menjelang Natal dan Tahun Baru di mana saat itu akan terjadi pergerakan orang.

Baca juga: Ratusan Masyarakat Tolak Pembangunan Tembok di Kawasan Wisata Pantai Amal Tarakan

“Dikhawatirkan terjadi lonjakan. Jadi itu jadi pertimbangan kalau mau dilaksanakan. Itu harus digodok, persiapannya dulu apakah mungkin vaksinnya sudah baik, kemudian prokesnya,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved