Breaking News:

Berita Nasional Terkini

TARIF PCR Rp 250 Ribu Bisa Turun Lagi, PT Bio Farma Prediksi Dalam Waktu Dekat, Simak Penjelasan

Tarif tes PCR Rp250 ribu bisa turun lagi, PT Bio Farma prediksi dalam waktu dekat, simak penjelasan.

TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Ilustrasi tes swab PCR di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Tarif tes PCR Rp250 ribu bisa turun lagi, PT Bio Farma prediksi dalam waktu dekat, simak penjelasan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tarif tes PCR Rp250 ribu bisa turun lagi.

Hal itu diungkapkan PT Bio Farma prediksi belum lama ini.

Simak prediksi PT Bio Farma yang menyebut bahwa tarif PCR bisa kembali turun.

Dilansir Tribunnews.com dalam artikel berjudul Bio Farma Sebut Harga Tes PCR Masih Bisa Turun Lagi di Bawah Tarif Saat Ini Rp 250 Ribu, biaya tes PCR berpotensi turun lagi dari harga sekarang yakni Rp 250.000 untuk sekali tes di wilayah Jawa-Bali.

Prediksi tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir saat hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11/2021).

"Kami berkeyakinan masih mempunyai ruang untuk bisa menurunkan harga (tes PCR) ini," ungkap Honesti, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: CEK Syarat Naik Kapal Laut November 2021, Aturan Vaksin dan PCR Terbaru Bagi Penumpang Kapal Pelni

Baca juga: Apa itu Hari Jomblo Sedunia atau Single Day? Diperingati Setiap 11 November

Baca juga: Elkan Baggott Targetkan Juara Piala AFF 2020, Timnas Indonesia Bukan Sekadar Partisipasi

Namun, lanjut Honesti, pihaknya masih belum bisa memastikan seberapa besar potensi penurunan harga tes PCR ke depannya karena masih diperlukan perhitungan yang mendetail.

"Tapi, soal turunnya berapa persen, kami masih butuh exercise, karena (wacana penurunan biaya tes PCR) ini menyangkut kapasitas produksi kami," jelas Honesti.

Lebih lanjut, menurut Honesti, saat ini pihak Bio Farma pun tengah berupaya untuk mematok harga tes PCR yang lebih murah, salah satunya dengan menggunakan BioSaliva.

BioSaliva sendiri merupakan alat tes Covid-19 produksi Bio Farma yang menerapkan metode kumur yang kemudian dimasukkan ke wadah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved