Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Anda Startup Ingin Dapat Dana dari BUMN? Simak 3 Syaratnya

Menteri BUMN, Erick Thohir, tujuannya untuk mendukung kreator dan konten lokal untuk memastikan pasar di Indonesia.

Editor: Budi Susilo
EMPTY DESK SOLUTIONS
Ilustrasi perusahaan Startup. Menteri BUMN, Erick Thohir, tujuannya untuk mendukung kreator dan konten lokal untuk memastikan pasar di Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir, tujuannya untuk mendukung kreator dan konten lokal untuk memastikan pasar di Indonesia.

Dan diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kenapa kami melakukan ini? Karena kita bagian dari merah putih yang harus mendukung creator lokal dan content lokal," papar Erick Tohir.

"Bukannya kita anti asing, tapi kita nggak mau market kita dipakai pertumbuhan negara lain," pungkasnya.

Baca juga: Tech Startup XETIA, Startup Asal Balikpapan Mampu Ekspansi Market hingga Jepang

Baca juga: Telkomsel The NextDev 2021 Perkuat Potensi Startup Digital dalam Menciptakan Perubahan Berdampak

Baca juga: Upaya Meningkatkan PAD Kalimantan Timur, Bapenda Kaltim Gandeng Pelaku Startup

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan perusahaan pelat merah yang hendak menyalurkan pendanaan kepada perusahaan rintisan atau startup, harus memperhatikan 3 syarat penting.

Yang pertama, pendiri dari startup tersebut harus Indonesia.

Kedua, perusahaan startup yang dimaksud harus memiliki kantor operasional di Indonesia.

Dan syarat ketiga adalah, perusahaan tersebut harus go public di Indonesia.

Baca juga: Apakah Menteri Muda Itu Berasal dari Startup? Sambil Tersenyum, Begini Jawab Presiden Jokowi

Namun, Erick juga memperbolehkan apabila perusahaan startup melakukan dual listing, yakni IPO di dua negara, baik di Indonesia dan juga di luar negeri.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Erick Thohir saat menjadi pembicara CEO Live Series yang berjudul Digital Transformation and Innovation in Economy, Kamis (11/11/2021).

Sebagai informasi, terdapat sejumlah BUMN yang bergerak dalam pendanaan investasi perusahaan rintisan. Yakni Telkom, Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia.

"Jadi kita sekarang membentuk tim sebagai kurasinya, sehingga investasi mereka itu benar. Tetapi berdasarkan tiga," ucap Erick Thohir.

Baca juga: Bekraf Dampingi Calon Pendiri Startup Digital Berkualitas di Indonesia

"Pertama, foundernya orang Indonesia. Kemudian operation company di Indonesia. Dan yang ketiga, go public-nya di Indonesia," sambungnya.

Bukan tanpa alasan Erick melayangkan 3 syarat tersebut bagi BUMN yang ingin menyalurkan pendanaan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini 3 Syarat Startup Jika Ingin Mendapatkan Pendanaan dari BUMN 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved