Breaking News:

Berita DPRD Samarinda

Target RAPBD 2022 Samarinda Disahkan Akhir November, DPRD Sebut Fokus pada Program Prioritas

DPRD Kota Samarinda menyatakan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kota Samarinda tahun 2022 ditarget untuk disahkan pada a

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPRD Kota Samarinda menyatakan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kota Samarinda tahun 2022 ditarget untuk disahkan pada akhir bulan November 2021.

Meskipun begitu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi mengatakan, saat ini masih berlangsung beberapa penyesuaian dan pembahasan anggaran sebelum betul-betul RAPBD ditetapkan final.

Subandi menyatakan pada APBD 2022 nantinya anggaran akan terfokus pada program-program prioritas walikota, seperti penanganan banjir dan program Pro Bebaya.

"Masih ada beberapa pembahasan terkait anggarannya, rencananya memang akhir bulan ini, karena menurut aturan satu bulan sebelum anggarannya digunakan sudah harus disahkan, jadi kalau kita mau pakai (anggaran) Januari, November akhir sudah harus selesai," kata Subandi, Jum'at (12/11/2021).

"Yang jelas prioritas anggaran menunjang program walikota melalui visi misinya yang dituangkan dalam RPJMD, salah satunya pengentasan banjir, Pro Bebaya untuk satu RT minimal Rp 100 juta itu akan direalisasi APBD murni tahun 2022," tuturnya.

Baca juga: Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Revisi Perda Perlindungan Anak

Baca juga: Komisi I DPRD Samarinda Dukung Langkah Pemkot Lakukan Uji Kompetensi PTT

Baca juga: Efektivitas Pelebaran Drainase untuk Atasi Banjir, Ketua Komisi III DPRD Samarinda; Tunggu Hasilnya

Untuk besaran anggaran RAPBD 2022, Subandi belum dapat menyebutkan secara pasti karena hingga saat ini masih dilakukan beberapa pembahasan.

DPRD juga memberi masukan kepada pemerintah, mengingat terbatasnya anggaran agar juga tetap mengakomodasi kebutuhan masyarakat kota Samarinda lainnya yang mendesak seperti penerangan jalan umum, pendidikan dan kesehatan.

"Di APBD murni program Pro Bebaya memang yang sedikit banyak cukup menyedot anggaran, untuk 1980-an RT saja sudah Rp 198 miliar, belum untuk penanganan banjir dan lainnya," tambah Subandi menjelaskan.

Namun DPRD juga berkomitmen untuk siap mendukung program pemerintah yang dicanangkan, dan akan berusaha terus memberi masukan agar kepentingan-kepentingan masyarakat lainnya tetap bisa terpenuhi di RAPBD 2022 ini.

"Intinya kita berharap Pemkot mengedepankan skala prioritas yang sifatnya menyentuh langsung kepada hajat hidup masyarakat," ucap anggota dewan dari fraksi PKS tersebut. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved