Breaking News:

Berita Tana Tidung

Kementerian LHK Beri Tambahan Usulan Lahan 600 Hektar untuk Tana Tidung

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menambah usulan pembebasan lahan untuk Kabupaten Tana Tidung, yang semula 400 ha menjadi 1000 ha

Penulis: Risnawati | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA TIDUNG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menambah usulan pembebasan lahan untuk Kabupaten Tana Tidung, yang semula 400 ha menjadi 1000 ha.

Hal itu, tentunya disambut baik oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali.

"Karena prospek, Ibu Menteri (Menteri LHK, Siti Nurbaya bakar) kan melihat perkembangan kedepannya. Jadi untuk membangun sebuah kabupaten itu kan butuh wilayah yang cukup besar," ujarnya, Sabtu (13/11/2021)

"Alhamdulillah kemarin kita sudah diberikan 400 ha yang sudah keluar secara sah SKnya. Kemudian Alhamdulillah, kemarin kita ditambahkan lagi 600 ha. Tapi kita fokus dulu di 400 ha ini," jelasnya.

Dia mengungkapkan, wilayah yang ada di Kabupaten Tana Tidung, 60 persennya merupakan kawasan budidaya kehutanan atau KBK, sedangkan 40 persen adalah areal penggunaan lain atau APL.

Baca juga: Dinkes Tana Tidung Akan Gelar Pre Test Filariasis Pada Malam Hari, Ini Alasannya

Baca juga: Bunda PAUD Tana Tidung Vamelia Ibrahim Ajak Wujudkan PAUD Berkualitas

Baca juga: PPKM Kabupaten Tana Tidung Turun ke Level 2, Bupati Ibrahim Ali Minta Masyarakat Tetap Taati Prokes

Sementara, 40 persen APL ini pun juga telah dikuasai oleh hutan produksi yang merupakan hak guna usaha atau HGU dari perusahaan-perusahaan, seperti PT Adindo, Inhutani, dan lainnya

"Jadi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung itu membangun wilayah, membangun infrastruktur yang ada di Kabupaten Tana Tidung itu, rata-rata di atas hutan produksi, KBK," terangnya.

"Jalan kita aja statusnya izin pinjam pakai kawasan hutan di HGUnya Adindo," sambungnya.

Sebab itu, visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung di bidang infrastruktur, salah satunya mengenai pembangunan pusat pemerintahan.

Mengingat, selama 14 tahun Tana Tidung terbentuk, belum juga memiliki pusat pemerintahan yang representatif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved