Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Bepupur Jadi Bagian Prosesi Adat Pernikahan Suku Tidung di Malinau, Punya Potensi Daya Tarik Wisata

Bepupur merupakan prosesi sebelum pernikahan khas suku Tidung Malinau yang dilaksanakan oleh mempelai setelah acara lamaran.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Bepupur merupakan prosesi adat sebelum pernikahan khas suku Tidung Malinau di Balai Adat Tidung, Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (14/11/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Bepupur merupakan prosesi sebelum pernikahan khas Suku Tidung Malinau yang dilaksanakan oleh mempelai setelah acara lamaran.

Upacara khusus rangkaian pernikahan tersebut terdaftar sebagai warisan budaya tak benda sejak 2018 silam.

Upacara adat ini juga mencatat rekor Muri pada pelaksanaan "Imbaya Bepupur" atau Bepupur massal yang diikuti 200 orang dalam perayaan Irau ke 9 Malinau bertepatan HUT ke 19 Kabupaten Malinau.

Bepupur adalah tahapan dan rangkaian sebelum pernikahan, di mana kedua mempelai dilumuri bedak atau pupur sejuk yang diracik khusus oleh keluarga mempelai.

Ketua Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau, Edy Marwan menerangkan prosesi adat tersebut merupakan khazanah budaya yang masih terpelihara hingga saat ini.

Baca juga: Tolak Bala, Tradisi Turun-temurun Suku Tidung di Bulan Safar

Baca juga: Makna Ritual Tolak Bala Khas Suku Tidung di Desa Salimbatu Bulungan dengan Sajian 1.000 Ketupat

Baca juga: Ingin Kembangkan Adat Istiadat Suku Tidung, Bupati Ibrahim Ali Sebut Perlu Ada Dewan Kesenian Daerah

"Bepupur ini bagian dari upacara pernikahan. Kita laksanakan pada malam hari di rumah pengantin. Untuk acara, biasanya memakan waktu lebih sehari," ujarnya, Minggu (14/11/2021).

Mempelai akan disambut prosesi khusus menggunakan air penyejuk atau dalam bahasa Tidung disebut Timug Bensalui.

Mempelai laki-laki duduk beralas tikar tipis, ke empat sisinya diangkat ke ruangan tengah agar dapat disaksikan orang banyak. Prosesi ditandai dengan Hadrah dan dibunyikannya musik pengiring dari alat musik tradisional.

Prosesi bepupur dilaksanakan secara bertahap. Melumuri bagian wajah, dilanjutkan bagian badan dan anggota tubuh mempelai.

Dalam ritual Bepupur, jenis bedak dingin dibagi dua, yakni pupur khusus wajah dan pupur untuk badan serta anggota tubuh lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved