Breaking News:

Liga 2

Kompetisi Liga 2, Mitra Kukar Waspada Akumulasi Kartu, tak Ingin Dihukum Seperti PSG Pati

Mitra Kukar selain terus memantau kebugaran juga secara teliti mewaspadai pendataan akumulasi kartu yang diterima para pemainnya.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pemain Mitra Kukar saat dilanggar di hadapan wasit saat melawan Sulut United. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Mitra Kukar selain terus memantau kebugaran juga secara teliti mewaspadai pendataan akumulasi kartu yang diterima para pemainnya.

Hal itu wajib dilakukan agar tidak terjadi seperti yang dialami PSG Pati (AHHA PS Pati).

Sebab klub milik Atta Halilintar ini harus dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yaitu WO atau kalah 0-3 saat melawan Persis Solo Rabu (3/11/2021) lalu. 

Tim tersebut saat laga lanjutan Liga 2 Indonesia 2021 ini, memainkan I Gede Sukadana yang ternyata tengah dalam masa hukuman akumulasi kartu.   Melawan tim milik Kaesang Pangarep ini, sejatinya PSG Pati bermain imbang 1-1.

Tetapi, lantaran memainkan pemain yang terkena akumulasi kartu, PSG Pati terpaksa harus di hukum dengan menerima kekalahan 0-3 dari Persis Solo.  PSG Pati juga mendapatkan pemotongan tiga poin dan denda Rp 90 juta.

Baca juga: Pencetak Gol Mitra Kukar saat Lawan Sulut United Cidera, Laga Selanjutnya Lucky Octavianto Dimainkan

Baca juga: Mitra Kukar Butuh Kemenangan Agar Terhindar dari Zona Degradasi, Berikut Klasemen Grup D Liga 2

Baca juga: Jelang Pertandingan Mitra Kukar vs Persewar Waropen, Barisan Belakang Naga Mekes Perbaiki Koordinasi

"Jangan (sampai) seperti kejadian PSG Pati," sebut Pelatih Mitra Kukar, Asep Suryadi Senin (15/11/2021).  Tentunya kewaspadaan dan ketelitian harus dilakukan, agar tidak merugikan tim.

Apalagi hukuman yang dijatuhkan berat oleh Komdis PSSI, ketika memainkan salah satu pemain yang sedang menjalani akumulasi kartu.

"Saya cek sih nggak ada, tapi tetap harus cek email takutnya ada hukuman (akumulasi kartu)," ungkap Pelatih Mitra Kukar, Asep Suryadi.

Ditambahkan Asep Suryadi, bahwa dia pun telah meminta official Mitra Kukar agar mengecek seluruh pemainnya. Apakah ada yang terkena akumulasi kartu atau tidak.  "Jadi (saya) minta official untuk cek, takutnya ada hukuman, mudah-mudahan nggak ada," tegasnya.

Sekedar informasi, mengenai detail sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada PSG Pati dituangkan dalam Keputusan Komdis PSSI No. 037/L2/SK/KD-PSSI/XI/2021.

Baca juga: Pelatih Mitra Kukar Sebut Permainan Anak Asuhnya Sesuai Rencana, 2 Gol Sulut United Disorot

Pihak manajemen PSG Pati juga mengajukan banding terkait sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI dengan sejumlah alasan dan data.

Pasalnya, sanksi WO (kalah) serta pengurangan tiga poin dirasa terlalu berat untuk PSG Pati yang terus memperbaiki posisinya di klasemen sementara Grup C Liga 2 Indonesia 2021. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved