Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Penentuan Gelar Perkara Penetapan Tersangka di Kasus Subang, Polisi Minta Masyarakat Bersabar

Hingga lebih dari 2 bulan, polisi belum mengungkapkan siapa pelaku dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (55) bersama tim kuasa hukumnya saat memberikan keterangan kepada Tribun Jabar di Subang, Jumat (12/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Hingga lebih dari 2 bulan, polisi belum mengungkapkan siapa pelaku dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Polisi harus berhati-hati karena ini terkait nyawa manusia dan hak asasi.

Polisi minta masyarakat bersabar mengenai siapa dalang pembunuhan ibu dan anak di subang.

Baca juga: Terbaru Kasus Subang, Mungkinkah Yosef Tega Bunuh Tuti & Amel? Mulyana Ungkap Sisi Lain Hidup Yosef

Baca juga: Jelang TSK Kasus Subang Diumumkan, Mengingat Lagi Harapan Para Saksi, Yosef: Amel Anak Kesayanganku

Baca juga: Adik Yosef Disebut Ikut Masuk ke TKP Pembunuhan Subang, Mulyana Ungkap Faktanya: Karena Kasihan

Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat ditemui TribunJabar.id di Mako Brimob Cikeruh, Jatinangor, Sumedang, Minggu (14/11/2021).

Seperti dilansir dari TribunJabar.id dalam artikel berjudul Ada Titik Terang dalam Perkembangan Kasus Subang tapi Polisi Minta Bersabar Dulu, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan ada peningkatan dalam pengembangan penyidikan kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang dengan korban meninggal Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut.

"Hasil pengembangan penyelidikan dan penyidikan oleh Polres Subang, sementara ini sudah ada peningkatan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sekarang sudah berjumlah 55 orang saksi yang diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat ditemui TribunJabar.id di Mako Brimob Cikeruh, Jatinangor, Sumedang, Minggu (14/11/2021).

Selain itu, Erdi menyebut kepolisian bakal menggelar analisis dan evaluasi (Anev) terkait kasus perampasan nyawa ibu dan anak tersebut.

"Insya Allah, hari Senin (15/11/2021) besok, kita akan melakukan anev lagi," ucapnya.

Erdi meminta masyarakat bersabar menunggu hasil gelar perkara penetapan tersangka kasus tersebut.

"Terkait penentuan siapa pelakunya, kami mohon masyarakat bersabar, karena betul-betul perlu kehati hatian dan ini menyangkut nyawa orang dan hak asasi manusia," tuturnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved