Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Alasan Sejumlah Warga di Balikpapan Ikut Vaksinasi agar Bisa Melakukan Perjalanan Jauh

Vaksinasi untuk dosis pertama digelar di Halaman Parkir Rapak Plaza Balikpapan, Selasa (16/11/2021). Jenis vaksin yang digunakan merupakan AstraZenec

Penulis: Aneke Pratiwi | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI
Sejumlah warga Balikpapan mengikuti vaksinasi dosis pertama di Halaman Parkir Rapak Plaza, Selasa (16/11/2021). TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Vaksinasi untuk dosis pertama digelar di Halaman Parkir Rapak Plaza Balikpapan, Selasa (16/11/2021).

Jenis vaksin yang digunakan merupakan AstraZeneca dengan kuota seribu orang.

Sayangnya jumlah masyarakat yang datang untuk mengikuti vaksinasi tidak sampai pada angka itu.

Ludia Dende, seorang Ibu Rumah Tangga, mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut.

Ludia ikut vaksinasi agar mudah dalam bepergian, apalagi ke luar kota bukan karena manfaatnya bagi tubuh.

Baca juga: Update Vaksinasi di Bontang, Selasa 16  November 2021, Cakupan Dosis Pertama Capai 75,2 Persen

Baca juga: Sulit Jangkau Sentra Vaksinasi, Binda Kaltim Datangi Warga Kariangau dan Graha Indah Balikpapan

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Kaltara, Cakupan Tarakan Tertinggi, Nunukan Terendah

“Yah daripada nanti kita ke mana-mana nggak bisa,” ungkap IRT dengan tiga anak tersebut kepada TribunKaltim.co.

Sebelumnya dia sudah beberapa kali berencana untuk vaksin. Hanya saja karena jenis vaksinnya bukan Sinovac dia mengurungkan niatnya.

“Sebenarnya sudah lama mau vaksin, tapi bukan Sinovac makanya batal, katanya (masyarakat lain) efek Sinovac cuma sedikit,” kata Ludia.

Semula dia enggan divaksin karena takut dengan efeknya. Edukasi yang dia dapatkan terkait yang berhubungan dengan vaksin, misalnya manfaat, efek dan lain-lain hanya dia dapatkan dari anak-anaknya yang sudah lebih dulu divaksin.

Apalagi anak perempuannya setelah divaksin, selalu sakit perut parah saat datang bulan yang sebelumnya tidak pernah. Hal ini menambah ketakutannya.

Ludia berharap agar keadaan segera kembali normal agar urusan-urusan seperti vaksin dan tes lainnya, seperti antigen dan lain-lain tidak ada lagi.

Baca juga: INFO Syarat Naik Kapal Pelni dan Aturan Penerbangan Terbaru, Cek Aturan PCR & Vaksin ke Daerah PPKM

Sejumlah masyarakat mengikuti vaksinasi ini hanya agar bisa melakukan perjalanan jauh.

“Biar bisa jalan jauh, apalagi mau Natal,” tutur Matius, salah seorang warga yang ikut divaksin.

Matius menyampaikan harapannya agar pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan tes-tes lainnya jika ingin melakukan perjalanan setelah sudah divaksin. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved