Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Demi Penuhi Kebutuhan Sehari-hari, IRT di Balikpapan Nekat Gadaikan Motor Sewaan

Seorang ibu rumah tangga di Balikpapan berinisial NL (43), terpaksa harus berhadapan dengan kepolisian setelah nekat menggelapkan sepeda motor

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Seorang ibu rumah tangga di Balikpapan berinisial NL (43) terpaksa harus berhadapan dengan kepolisian setelah nekat menggelapkan sebuah sepeda motor.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Seorang ibu rumah tangga di Balikpapan berinisial NL (43), terpaksa harus berhadapan dengan kepolisian setelah nekat menggelapkan sebuah sepeda motor.

Adapun awal mulai kejadiannya sendiri diawali ketika NL menyewa satu unit sepeda motor merk Honda Beat nopol KT 5238 ZA pada Rabu (21/07/2021) siang lalu.

"Pelaku ini mendatangi korban untuk menyewa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam," sebut Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol. Rengga Puspo Saputro, Selasa (16/11/2021).

Hingga batas waktu yang ditentukan, rupanya NL tidak kunjung mengembalikan sepeda motor yang disewa. Merasa khawatir, korban lantas mengusut tentang sepeda motor tersebut.

Diketahui kemudian bahwa ternyata skutik Honda Beat tersebut telah dipindahtangankan oleh NL dengan cara digadai senilai Rp 8 juta.

Baca juga: Dugaan Penggelapan Dilakukan Mantan Manajer, Denny Sumargo Dicecar 18 Pertanyaan oleh Polisi

Baca juga: UPDATE Kondisi Alvin Faiz Terbaru, Suami Henny Rahman Kena Isu Narkoba hingga Lakukan Penggelapan

Baca juga: Residivis Penggelapan Motor Diringkus Polres Bontang, Uang Hasil Perbuatannya untuk Beli Sabu

"Sehingga korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polresta Balikpapan. Kemarin Hari Jumat tanggal 10 November, pelaku kita amankan di rumahnya," jelas Rengga.

Setelah diamankan, Rengga mengatakan, pihaknya masih mendalami profil korban.

Pasalnya ada sekitar 4 laporan serupa yang menyeret warga Kelurahan Manggar Balikpapan Timur tersebut dengan modus yang identik.

Yakni dengan menyewa unit motor dan kemudian digadai oleh tersangka.

Hanya saja, diketahui motif dari NL sendiri lantaran demi memenuhi kebutuhan sehari-hari nya.

Baca juga: Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi 212 Mart di Samarinda Masih Dipelajari Polisi

"Kan orang menyewakan motor jadi korban rata-rata menyewakan sepeda motor harian sehingga sama pelaku disewa kendaraannya kemudian di gadaikan ke orang lain lagi," ungkap Rengga.

Namun untuk sementara ini, kata dia, NL dijerat dengan ancaman penggelapan sebagaimana dalam Pasal 372 KUHP, persisnya dengan pidana penjara selama 4 tahun. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved