Virus Corona di Kaltara
Update Vaksinasi Covid-19 Kaltara, Cakupan Tarakan Tertinggi, Nunukan Terendah
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kaltara terus dilakukan, hingga 15 November 2021 angka cakupan vaksinasi mencapai 64,10 persen.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kaltara terus dilakukan, hingga 15 November 2021 angka cakupan vaksinasi mencapai 64,10 persen.
Artinya sudah ada 349.766 orang warga Kaltara yang menerima suntikan vaksin dosis pertama.
Untuk vaksinasi dosis kedua, tercatat angka cakupannya sudah mencapai 40,36 persen atau sudah ada 220.208 warga yang menerima vaksinasi lengkap.
Dari lima kabupaten kota di Kaltara, Tarakan mencatatkan diri sebagai daerah yang paling tinggi angka cakupan vaksinasi dosis pertamanya, disusul Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan.
"Kalau untuk di Kaltara ini, Tarakan tertinggi 72,3 persen, lalu Bulungan 67 persen, Tana Tidung 65 persen, Malinau sudah 60,5 persen dan Nunukan 53,4 persen," kata Jubir Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, Selasa (16/11/2021).
Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Desa Long Beluah Bulungan Capai 50 Persen
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di SMPN 2 Tarakan, 97 Persen Pelajar Selesai Disuntik
Baca juga: Cakupan Vaksinasi Capai 66% di Malinau, Dinkes Kejar Target 70%, Besok Gelar Vaksinasi Massal
Adapun untuk vaksinasi lengkap atau dua dosis, Agust menerangkan, Tarakan dan Bulungan menjadi daerah dengan angka cakupan tertinggi yakni 43,9 persen.
Diikuti Tana Tidung 41,4 persen, Malinau 36,5 persen dan terakhir Nunukan 34,8 persen.
Untuk sasaran vaksinasi masyarakat umum di Kaltara, angka cakupan vaksinasi tahap pertama telah sampai 56,03 persen, adapun untuk tahap kedua di angka 30,9 persen.
Selanjutnya, untuk sasaran Lansia, Kaltara mencatatkan 44,3 persen Lansia telah menerima suntikan vaksinasi tahap pertama, dan 25,5 persen untuk vaksinasi lengkap.
Adapun untuk data cakupan vaksinasi remaja dan pelajar di Kaltara, Agust menyampaikan sudah ada perbaikan data cakupan vaksinasi.
Baca juga: Cerita Efektivitas Vaksinasi Covid-19 di Tarakan Pakai Sistem Jemput Bola
Bila sebelumnya pada awal bulan November cakupan vaksinasi remaja baru di kisaran 6,4 persen, kini setelah adanya perbaikan data, sudah mencapai 59,8 persen.
"Memang ada penyesuaian, waktu itu sistem aplikasinya masih bermasalah sehingga yang remaja banyak yang belum muncul dalam capaian," ujarnya.
Pihaknya mengaku masih akan terus meningkatkan angka cakupan vaksinasi, karenanya Dinkes Kaltara meminta agar Dinkes di Kabupaten Kota dapat lebih gencar melaksanakan vaksinasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vaksinasi-di-tpi-sabanar-digelar-polres-bulungan.jpg)