Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

BPBD Nunukan Sebut Semua Kecamatan Masuk Kategori Rawan Bencana, Relawan Bencana Disiagakan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan sebut semua kecamatan masuk kategori rawan bencana

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ FEBRIANUS FELIS.
Kasubid Kedaruratan, BPBD Nunukan, Hasanudin.TRIBUNKALTIM.CO/ FEBRIANUS FELIS. 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan sebut semua kecamatan masuk kategori rawan bencana.

Kasubid Kedaruratan, BPBD Nunukan, Hasanudin, mengatakan data 5 tahun terakhir menunjukkan semua kecamatan di Kabupaten Nunukan masuk kategori rawan bencana.

"Di wilayah Krayan yang dulu laporannya tidak seintensif sekarang, kini hampir seluruh kecamatan di sana berpotensi rawan bencana, khususnya banjir," kata Hasanudin kepada TribunKaltim.Co, Rabu (17/11/2021), pukul 15.00 Wita.

Lanjut Hasan,"Tujuh desa di Sembakung berpotensi banjir. Di Pulau Sebatik, kalau dulu hanya Sebatik Barat sekarang Sebatik Timur dan Sebatik Tengah sudah masuk laporan kejadian banjir. Meskipun intensitas banjirnya berbeda dengan Sembakung," tambahnya.

Baca juga: Hari Ke-3 Operasi Zebra Kayan 2021 di Nunukan, Petugas Masih Dapati Pengendara Bawa STNK Kedaluwarsa

Baca juga: Seorang Ibu di Nunukan Olah Sampah Rumah Tangga dan Daun Pandan Jadi Kerajinan Tangan Menarik

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Kaltara, Cakupan Tarakan Tertinggi, Nunukan Terendah

Terkait cuaca ekstrem sebagai dampak dari La Nina, belum lama ini Gubernur Kaltara mengeluarkan Surat Edaran nomor 370/3806.3/BPBD/GUB tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem di Kaltara.

Sementara itu, La Nina diprakirakan terjadi hingga Februari 2022, dan Kabupaten Nunukan bagian barat diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

"Untuk surat edaran dari Bupati Nunukan sebagai tindaklanjut surat edaran Gubernur, akan kita susun. Sehingga seluruh Camat, OPD sampai tingkat desa bisa siapsiaga menghadapi cuaca ekstrem," ucapnya.

Menurut Hasan potensi cuaca ekstrem yang harus diwaspadai yakni angin puting beliung, hujan lebat disertai kilat/ petir.

Adapun dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longgsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Sebagai langkah siapsiaga, Hasan menuturkan relawan siaga bencana, Desa Tangguh Bencana, dan Kampung Siaga Bencana, sudah disiapkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved