Breaking News:

Berita Paser Terkini

Bupati Paser dr Fahmi Fadli Ingatkan 228 Pejabat yang Baru Dilantik untuk Menjaga Amanah dengan Baik

Sifat amanah sangat penting bagi pejabat, dengan mempertimbangkan kompetensi sesuai latar belakang pendidikan, keahlian, minat dan bakat, diharapkan

TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Bupati Paser dr Fahmi Fadli saat melantik dan mengambil sumpah 228 jajaran pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Paser, yang berlangsung di gedung Awa Mangkuruku, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Rabu (17/11/2021).┬áTRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Sifat amanah sangat penting bagi pejabat, dengan mempertimbangkan kompetensi sesuai latar belakang pendidikan, keahlian, minat dan bakat, diharapkan lebih menjamin efisiensi serta efektivitas pelaksanaan tugas.

Hal itu disampaikan Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya pada pelantikan dan pengambilan sumpah 228 pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemkab Paser, di Gedung Awa Mangkuruku, Rabu (17/11/2021).

Fahmi mengingatkan pentingnya menjaga amanah, yang tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga orang lain yang menerima pelayanan.

"Harus mengutamakan ketaatan pada peraturan, prosedur, mekanisme kerja dan kegiatan yang telah ditentukan," tegasnya.

Selain itu, lanjut Fahmi, hubungan kerja formal dengan atasan dan bawahan ditetapkan dalam ketentuan organisasi berdasarkan wewenang dan tanggung jawab yang tidak boleh dilampaui atau tumpang tindih di antara para pegawai.

Baca juga: Ciptakan Pemerintahan Desa Tangguh, Bupati Paser Buka Diklat Peningkatan Kapasitas Aparatur

Baca juga: Atasi 15 Desa Blank Spot, Bupati Paser Datangi BAKTI Perjuangkan Pembangunan Tower

Baca juga: Bupati Paser Fahmi Fadli Rotasi Jabatan: Pegawai Mesti Melek Aturan

Pejabat diharapkan harus mengedepankan prinsip demokrasi untuk mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok atau pribadi.

Memadukan hubungan formal maupun informal dalam unit organisasi, dengan menghindari hubungan yang statis dan kaku, serta tetap fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"Lakukan pembinaan kerja dengan orientasi dan posisi pegawai berjenjang dalam kerja tim sesuai dengan jabatan dalam struktur organisasi," imbuhnya.

Jika atasan pejabat kurang aktif dalam menciptakan dan mengembangkan kegiatan organisasi, maka pejabat diharuskan memberikan dukungan berupa gagasan, inisiatif, kreatifitas dan saran yang konstruktif dan operasional.

"Jika pimpinan dinilai kurang cepat dalam pengambilan keputusan, maka saudara harus aktif memberikan masukan sesuai dengan prosedur dan mekanisme kerja, secara efektif dan efisien, serta totalitas dalam menggalang dukungan dan partisipasi dari bawah," tegas Bupati Paser. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved