News Video
NEWS VIDEO Calhanoglu tak Berhenti Bikin Panas Telinga Tifosi AC Milan, Singgung Kehebatan Inter
Derby della Madonnina telah berlalu, namun Hakan Calhanoglu tak berhenti membuat telinga tifosi AC Milan panas, singgung kehebatan Inter Milan.
TRIBUNKALTIM.CO - Derby della Madonnina telah berlalu, namun Hakan Calhanoglu tak berhenti membuat telinga tifosi AC Milan panas, singgung kehebatan Inter Milan.
Gelandang andalan Inter Milan, Hakan Calhanoglu baru-baru ini kembali melontarkan pernyataan kontroversial yang bisa membuat telinga tifosi AC Milan panas.
Setelah menjadi aktor pada laga Derby della Madonnina di Liga Italia, Hakan Calhanoglu tak henti membuat geram tifosi AC Milan.
Terbaru, ia berani sesumbar tentang kehebatan Inter Milan ketimbang AC Milan di laga Derby della Madonnina.
Pemain internasional Turki ini meninggalkan AC Milan musim panas lalu dengan status agen bebas.
Baca juga: Transfer Liga Italia: Renato Sanches Gagal Jadi Pengganti Kessie, AC Milan Dapat Pemain Gratisan
Tetapi Hakan Calhanoglu justru mendarat ke rival AC Milan, Inter Milan.
Ia menyadari keputusannya tersebut kontroversial, namun pindah ke Inter Milan merupakan tantangan tersendiri buat Hakan Calhanoglu.
"Saya sadar bahwa saya membuat pilihan tertentu. Tapi inilah hidup. Anda harus melihat ke depan dan tidak melihat ke belakang," kata Hakan Calhanoglu kepada 433.
Pemain berusia 27 tahun itu mengaku masih menjalin komunikasi yang baik dengan eks rekan-rekannya di AC Milan.
Terlebih selama empat musim di AC Milan, Hakan Calhanoglu mencetak 32 gol dari 172 pertandingan.
"Saya menghabiskan musim-musim yang positif di AC Milan, saya masih punya banyak teman di sana," ujarnya.
Tetapi pilihan bergabung ke Inter Milan bukanlah suatu kemunduran bagi Hakan Calhanoglu.
Justru menurutnya, keputusan tersebut adalah yang terbaik demi kelanjutan kariernya.
"Saya memutuskan untuk pergi ke Inter Milan karena saya ingin tantangan baru dalam karier saya.
Mereka adalah klub hebat, mereka memenangkan liga musim lalu dan bermain di Liga Champions," ungkap Hakan Calhanoglu.
Ia juga mengklaim Inter Milan selalu lebih unggul ketimbang AC Milan saat duel Derby della Madonnina.
"Saya tahu bahwa Inter Milan selalu menjadi tim yang hebat, mereka sering mengalahkan AC Milan dalam Derby della Madonnina," tutur gelandang bernomor punggung 20 di Nerazzurri ini.
Pernyataan Hakan Calhanoglu tak sembarangan.
Jika menilik rekam jejak pertemuan Derby della Madonnina menurut transfermarkt.com, Inter Milan lebih banyak menorehkan kemenangan ketimbang AC Milan.
Dari 213 laga Derby della Madonnina di berbagai kompetisi, Inter Milan menang sebanyak 78 kali.
Sedangkan AC Milan menang 69 kali, adapun 66 pertandingan berakhir imbang.
Artinya, secara rekor pertemuan, Inter Milan lebih superior ketimbang Rossoneri.
Jelas pernyataan Hakan Calhanoglu itu akan membuat panas telinga tifosi AC Milan.
Terlebih AC Milan musim ini lebih unggul di atas Inter Milan pada papan klasemen Serie A.
AC Milan berada di posisi kedua, tujuh poin lebih banyak di atas tim baru Hakan Calhanoglu.
Sebelumnya, tifosi AC Milan juga sempat mengejek Hakan Calhanoglu sebagai sosok pria yang tidak setia.
Bahkan sindiran itu telah menyentuh sisi personal sang pemain yang telah resmi bercerai dari mantan istrinya akibat diselingkuhi.
"Keberanian adalah tidak mengambil tendangan penalti setelah sepuluh menit, tetapi tetap bersama istri Anda setelah dia selingkuh," tulis spanduk yang dibentangkan tifosi AC Milan usai laga Derby della Madonnina.
(*)