Berita Kukar Terkini

Mengenal Program Vitamin Bertenaga di Kukar, Mendorong Pelaporan Kematian Tingkat RT

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana mengajukan proyek.

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Kepala Disdukdapil Kukar, M. Irianto, menyatakan, mengajukan proyek perubahan Revitalisasi Laporan Kematian Berbasis Rukun Tetangga atau disingkat "Vitamin Bertenaga" pada Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana mengajukan proyek perubahan Revitalisasi Laporan Kematian Berbasis Rukun Tetangga atau disingkat "Vitamin Bertenaga".

Proyek tersebut diajukan karena melihat laporan kematian di Kukar sendiri masih dinilai cukup rendah.

Sehingga Disdukcapil Kukar ingin meningkatkan kembali laporan-laporan kematian hingga tingkat RT.

Disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kukar, M. Irianto menjelaskan, konsep program tersebut diangkat karena melihat kondisi objektif.

Baca juga: Pemkab Kukar dan PLN Tandatangani NPHD Objek Hibah Lahan di Muara Muntai dan Kenohan untuk Kantor

Baca juga: Masuk dalam Program RPJMD, Pemkab Kukar Tetapkan Tenggarong Sebagai Kota Warisan Budaya

Baca juga: Mensos Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan, Pemkab Kukar Beri Santunan kepada Veteran

Saat ini yang mana pelaporan kematian masih rendah baik, daerah maupun nasional.

Padahal di Undang-undang Adminduk no. 24 tahun 2013 dipasal 44 sudah dijelaskan setiap kematian itu.

"Intinya dilaporkan oleh RT maksimal 30 hari," jelasnya kepada TribunKaltim.co via press rilis pada Kamis (18/11/2021).

Artinya ucap Irianto, prgram Vitamin Bertenaga tersebut sebagai upaya membangkitkan kembali kinerja RT untuk laporan kematiannya.

"Kebijakannya, kita bekerjasama dengan DPMD, karrna DPMD yang menangani program dedikasi pak Bupati yaitu Kukar Bebaya yang di dalamnya ada alokasi anggaran kepada RT sebesar Rp 50 juta," paparnya.

Baca juga: Pemkab Kukar Berharap Muscab IDI Hasilkan Banyak Manfaat

Dari program dedikasi Kukar Bebaya itu, kata Irianto, salah satunya yang perlu dilakukan RT yakni pelaporan kematian.

Sementara Disdukcapil Kukar mempersiapkan sistem pelaporannya berupa aplikasi agar mempermudah.

Tinggal memasukkan NIK yang wafat, namanya, dimana meninggalnya, kapan meninggalnya, terus kontak keluarga yang bersangkutan.

"Jadi tinggal mengupload dokumen," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved