Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Di Hadapan Andy F Noya, Erick Thohir Sebut Tuduhan Bisnis PCR itu Fitnah

Di hadapan wartawan senior Andy F Noya, Menteri BUMN Erick Thohir buka suara terkait tuduhan keterlibatannya dalam bisnis PCR.

Penulis: Justina | Editor: Syaiful Syafar
YouTube metrotvnews
Menteri BUMN Erick Thohir saat hadir di acara Kick Andy yang dipandu jurnalis senior Andy F Noya. Erick membantah tuduhan dirinya terlibat dalam bisnis PCR. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di hadapan wartawan senior Andy F Noya, Menteri BUMN Erick Thohir buka suara terkait tuduhan keterlibatannya dalam bisnis PCR.

Diketahui, dua menteri Presiden Joko Widodo, yakni Erick Thohir dan Luhut Binsar Pandjaitan baru-baru ini menjadi sorotan setelah dilaporkan atas dugaan keterlibatan dalam bisnis PCR (polymerase chain reaction) Covid-19.

Kedua menteri Jokowi itu dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Partai Rakyat Adil Makmur (Prima).

Menanggapi hal itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa tuduhan tesebut adalah fitnah.

"Pejabat publik punya risiko bahwa dia harus menerima juga fitnah.

Tetapi tentu fitnah ini kan harus dibuktikan, tidak bisa menuduh sembarangan tanpa data, tapi itu risiko.

Tapi apakah gara-gara itu kita berhenti?" kata Erick Thohir kepada jurnalis senior Andy F Noya dalam program Kick Andy Double Check, yang dipublikasikan kanal YouTube metrotvnews, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: INILAH Jumlah Harta Kekayaan Luhut dan Erick Thohir yang Dituding Terlibat Bisnis PCR

Perihal dugaan mendapat keuntungan dan dikaitkan dengan PT GSI, Erick Thohir dengan tegas menyampaikan jika dirinya tidak ada kaitannya dengan perusahaan tersebut.

Bahkan saat penentuan kebijakan PCR, Eric Thohir mengaku tak pernah absen dalam rapat terbatas bersama Presiden dan Wakil Presiden yang juga dihadiri menteri lainnya.

Sehingga menurutnya tidak mungkin ia bisa mengatur rapat tersebut demi mendapat keuntungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved