Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pasokan Pita Printer dan Blanko e-KTP di Nunukan Terbatas, Terjadi Antrean Panjang

Pasokan ribbon atau pita printer yang digunakan untuk mencetak e-KTP termasuk blanko di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Kepala Disdukcapil Nunukan Akhmad, mengatakan pemohon e-KTP di Dukcapil capai ratusan orang per harinya, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Pasokan ribbon atau pita printer yang digunakan untuk mencetak e-KTP termasuk blanko di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan sangat terbatas.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Nunukan Akhmad, mengatakan pemohon e-KTP di Dukcapil capai ratusan orang per harinya.

Tak hanya itu, layanan cetak Kartu Keluarga (KK) juga di atas 100-san pemohon setiap harinya di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

"Beberapa waktu lalu kita terkendala masalah ribbon. Kalau blangko KTP terbatas. Kalaupun habis kita bisa minta ke provinsi atau di Dirjen Dukcapil," kata Akhmad kepada TribunKaltara.com, Jumat (19/11/2021) siang. 

Baca juga: Umur 16 Tahun Sudah Bisa Lakukan Perekaman E-KTP, Tahun Depan Rencananya KTP Digital di Tarakan

Baca juga: NEWS VIDEO Ramai Video Bongkar Chip e-KTP, Roy Suryo: Belum Bisa untuk Lacak Lokasi Pemilik

Baca juga: 40 Operator e-KTP Nunukan Ikut Pelatihan

Lanjut Akhmad, "Pemohon cetak e-KTP baik cetak baru atau ganti setiap hari capai 100-san lebih. Begitu juga pemohon KK, karena ada yang ubah status atau identitasnya," tambahnya.

Dia mengaku, saat ini ketersediaan blangko KTP di Dukcapil Nunukan tinggal 500-san. Jumlah tersebut tidak mencukupi untuk jangka waktu seminggu. Sehingga saat ini, untuk ganti foto e-KTP harus selektif.

Tidak sampai seminggu bisa habis kalau hanya sekitar 500 an. Karena blangko terbatas jadi diprioritaskan untuk warga yang ganti foto karena berhijab atau lepas hijab.

"Termasuk bisa juga mereka yang fotonya masih kelihatan anak-anak dan sekarang sudah dewasa," ucapnya.

Baca juga: Sipelandukilat Segera Hadir di Pulau Sebatik, Tak Cuma Layani Soal Perekaman e-KTP Loh

Namun, kata Akhmad layanan ganti foto e-KTP hanya bisa diberikan pada sore hari, mengingat alat perekaman yang terbatas.

"Kita berikan layanan mulai pukul 15.30 Wita sampai jam kerja berakhir. Karena alat perekaman yang digunakan untuk layanan di pagi hari, harus dicabut dan dibawa ke dalam ruangan," ujarnya.

Akhmad menjelaskan, pihaknya juga melayani cetak e-KTP luar domisili. Dia mencontohkan, warga domisili Jakarta yang kehilangan KTP di Nunukan.

"Kalau kasus begitu bisa minta surat keterangan kehilangan dari kepolisian baru kita cetakan di sini," tuturnya.

Semua layanan di Dukcapil Nunukan gratis alias tidak dipungut biaya, kecuali sesuai untuk pengurusan Akta Kelahiran di atas 60 hari. Akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp100 ribu.

"Tapi bisa kita gratiskan untuk orang yang tidak mampu termasuk anak panti asuhan. Sekalipun umur anaknya satu tahun kita layani dengan gratis," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved