Breaking News:

Pesona Borneo

Serba-serbi Tradisi Pernikahan Ala Suku Tidung Malinau, Prosesi Berpupur yang Sarat Nilai Spiritual

Serba-serbi Tradisi Pernikahan Ala Suku Tidung Malinau, Prosesi Berpupur yang Sarat Nilai Spiritual.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTARA/MOHAMMAD SUPRI
Serba-serbi tradisi pernikahan ala Suku Tidung Malinau, Prosesi Berpupur yang sarat nilai spiritual. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Serba-serbi tradisi pernikahan ala Suku Tidung Malinau, Prosesi Berpupur yang sarat nilai spiritual.

Prosesi kebudayaan dan adat istiadat suku Tidung Kabupaten Malinau sarat nilai-nilai spiritual.

Rangkaian prosesi kebudayaan yang bertahan keasliannya di Kabupaten Malinau hingga saat ini diantaranya ritual dan prosesi pernikahan.

Pernikahan sebagai sarana mempersatukan dua insan dalam ikatan perkahwinan dianggap sebuah momen bersejarah bagi suku Tidung di Malinau.

Sebab, selain menyatukan dua manusia dalam tali perkahwinan, Pernikahan dianggap sakral karena turut mempersatukan kerabat dari kedua mempelai.

Rangkaian Prosesi Berpupur Tradisi ini merupakan tahapan sebelum resepsi pernikahan khas suku Tidung Kabupaten Malinau.
Rangkaian Prosesi Berpupur Tradisi ini merupakan tahapan sebelum resepsi pernikahan khas suku Tidung Kabupaten Malinau. (TRIBUN KALTARA/MOHAMMAD SUPRI)

Kebiasaannya, dalam prosesi pernikahan suku Tidung Malinau juga dikenal tradisi pingitan.

Setelah lamaran diterima, kedua calon mempelai akan mengikuti prosesi sebelum resepsi pernikahan yang dikenal dengan istilah Berpupur (Baca: Bepupur).

Pemangku Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau, Pangeran Bangsawan menerangkan, Prosesi Bepupur merupakan sebuah upacara sakral bagi mempelai untuk mempersiapkan diri menyambut bahtera rumah tangga.

Rangkaian Prosesi Berpupur Tradisi ini merupakan tahapan sebelum resepsi pernikahan khas suku Tidung Kabupaten Malinau.
Rangkaian Prosesi Berpupur Tradisi ini merupakan tahapan sebelum resepsi pernikahan khas suku Tidung Kabupaten Malinau. (TRIBUN KALTARA/MOHAMMAD SUPRI)

Tradisi tersebut merupakan acara kebudayaan yang dikemas dengan nuansa spiritual dan kental dengan nilai-nilai keislaman.

Beberapa rangkaian prosesi Bepupur diiringi salawat dan hadrah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved