Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kondisi Masih Covid-19, Pagelaran Tradisi Iraw Tengkayu di Tarakan Kembali Ditunda

Pelaksanaan Iraw Tengkayu tahun ini diprediksi kembali ditunda dilaksanakan.Ini disampaikan Walikota Tarakan dr. Khairul, M.Kes di momen Pekan Budaya

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI FAUSIAH
Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes.TRIBUNKALTIM.CO/ANDI FAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN– Pelaksanaan Iraw Tengkayu tahun ini diprediksi kembali ditunda dilaksanakan.

Ini disampaikan Walikota Tarakan dr. Khairul, M.Kes di momen Pekan Budaya Daerah, Sabtu (20/11/2021).

“Saya umumkan bahwa kegiatan Iraw yang tadinya kita mau laksnakan di Desember, berdasarkan pertimbangan Covid-19 maupun pertimbangan teknis dan non teknis yang disampaikan oleh bapak kita tokoh adat dan budaya Bapak Datu Norbeck, kita putuskan tahun ini tidak ada,” beber Khairul.

Adapun alasan kegiatan Iraw ditiadakan tahun ini salah satunya karena persiapan yang dianggap belum maksimal.

“Karena waktu persiapan sangat pendek. Saya sebenarnya berkeinginan sekali itu dilaksanakan. Tapi ini juga menjadi pertimbangan tokoh adat kita,” bebernya.

Baca juga: HUT Kota Tarakan akan Dimeriahkan Pesta Iraw Tengkayu, Pelaksanaannya Tunggu Restu dari Pusat

Baca juga: Target 30 Ribu Dosis Covid-19 untuk Kaltara, Pilih Karang Anyar Tarakan karena Pernah Zona Merah

Baca juga: Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan BBNKB di Tarakan Tembus Rp 55 Miliar

Ia mencontohkan, persoalan mempersiapkan para penari ini benar-benar membutuhkan waktu. Selain itu lanjutnya, mempertimbangkan situasi pandemi yang belum benar-benar terkendali secara baik.

“Sehingga untuk tahun ini, dua tahun berturut-turut Iraw kita tidak laksanakan,” beber Khairul.

Meski demikian, ia berharap tahun depan sudah bisa dilaksanakan. Tentunya harus benar-benar melalui persiapan yang lebih baik.

“Tentunya Ibu Kadis Pariwisata, awal-awal mungkin kita perlu dipersiapkan, sehingga mudah-mudahan kegiatan Iraw yang merupakan bagian dari upaya kita dalam rangka memperkenalkan Tarakan dan juga menarik wisatawan ke sini minimal wisatawan domestik itu bisa kita laksanakan dengan baik,” harapnya.

Ia melanjutkan, saat ini masyarakat akan menghadapi gelombang ketiga serangan Covid-19.

“Ini menjadi perhatian seluruh masyarakat karena pandemi belum selesai. Desember -Januari akan terjadi gelombang ketiga,” ungkapnya.

Untuk itu ia berharap, masyarakat Kota Tarakan tetap menjaga protokol kesehatan. Dimana pandemi saat ini belum selesai.

Baca juga: Kejar Provinsi Ramah Anak, DP3AP2KB Kaltara Fokus di Tarakan dan Nunukan

“Mudahan 2022 mendatang bisa membaik. Kalau kita bisa melewati Desember 2021-Januari 2022, mudahan pandemi pandemic bisa diturunkan gradasinya menjadi endemic. Dan ini sudah kami sampaikan dengan pusat supaya ada langkah-langkah yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Ia tak ingin masyarakat terkungkung dengan pandemic. Tidak bisa beraktivitas bebas karena pandemi.

“Kita gak bisa bergerak, ekonomi hancur-hancuran. Dan tentu bisa kolaps kalau lcokdown terus,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved