Amalan dan Doa
5 Waktu yang di Haramkan untuk Mendirikan Sholat, Salah Satunya Sesudah Sholat Shubuh
5 waktu yang di haramkan untuk mendirikan sholat, Salah satunya sesudah sholat Subuh.
TRIBUNKALTIM.CO - 5 waktu yang di haramkan untuk mendirikan sholat, Salah satunya sesudah sholat Subuh.
Dilakukan dari waktu dimulai dari terbitnya matahari hingga malam tiba.
Allah swt., Berfirman :
أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيْلِ وَقُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
Aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā
Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). Surat Al-Isra Ayat 78
حَٰفِظُوا۟ عَلَى ٱلصَّلَوَٰتِ وَٱلصَّلَوٰةِ ٱلْوُسْطَىٰ وَقُومُوا۟ لِلَّهِ قَٰنِتِينَ
ḥāfiẓụ 'alaṣ-ṣalawāti waṣ-ṣalātil-wusṭā wa qụmụ lillāhi qānitīn
Peliharalah semua sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'. Surat Al-Baqarah Ayat 238
Baca juga: Memohon Kepada Allah SWT Agar Rezeki tidak Putus-putus, Ini Doanya, Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Baca juga: Tata Cara, Bacaan Niat dan Dilengkapi Doa saat Mandi Wajib Setelah Haid Sesuai Ajaran Islam
Begitulah telah disebutkan tentang dalil - dalil melaksanakan sholat.
Namun Perlu di ketahui, sholat memiliki beberapa aturan yang harus di pelajari oleh setiap muslim.
Di antaranya mulai dari waktu, cara, kewajiban - kewajibannya supaya tidak membuat ibadah kita sia - sia.
Dalam Pembahasan Kali ini mari kita kenali twntang waktu - waktunya sholat dan waktu yang di haramkan untuk sholat.
Awqootushsholaati Khomsatun : Awwalu Waqtizhzhuhri Zawaalusysyamsi Wa Aakhiruhu Mashiiru Zhilli Kulli Syaiin Mitslahu Ghoyro Zhillil Istiwaa-i , Wa Awwalu Waqtil ‘Ashri Idzaa Shooro Zhillu Kulli Syaiin Mitslahu Wazaada Qoliilan Wa Aakhiruhu Ghuruubusysyamsi ,Wa Awwalu Waqtil Maghribi Ghuruubusysyamsi Wa Aakhiruhu Ghuruubusysyafaqil Ahmari , Wa Awwalu Waqtil ‘Isyaa-i Ghuruubusysyafaqil Ahmari Wa Aakhiruhu Thuluu’ul Fajrishsoodiqi , Wa Awwalu Waqtishshubhi Thuluu’ul Fajrishshoodiqi Wa Aakhiruhu Thuluu’usysyamsi.
Waktu-waktu sholat ada lima:
1. sholat dhuhur, waktunya mulai tergelincir matahari sampai terjadinya banyangan suatu benda sama persis dengan ukuran benda itu (benda satu meter, banyangan ukurannya juga satu meter dalam posisi tegak) hingga banyangan lebih tinggi dari tinggi benda.
2. Shalat ashar, waktunya bila ukuran antar benda dan bayangan legih panjang bayangannya, itulah mulai waktu ashar dan berakhir ketika matahari terbenam.
3. sholat magrib mulai matahari terbenam sampai terbenamnya mega merah.
4. sholat isya’ waktunya mulai dari mega merah terbenam hingga terbutnya fajar sadiq.
5. sholat subuh waktunya mulai terbit ajar sadiq sampai terbit matahari
Keterangan : "Mega itu ada tiga macam mega kuning, merah, dan putih.
Sedangkan mega merah untuk tanda waktu magrib, kuning dan putih untuk waktu isya’.
sholat isya’ disunahkan untuk diakhirkan hingga mega kuning dan putih telah hilang"
hadis nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan Anas ra. "pada Suatu malam Rasulullah saw. menunda sholat isya sampai tengah malam. Selesai Shalat, beliau menatap kami dan bersabda, 'Orang - orang telah sholat dan telah tidur. kalian diberi pahala sholat selama kalian menunggu sholat. (h.r Bukhari)
dari hadit tersebut menunjukan boleh mengundur waktu sholat isya ditengah malam jika sedang menunggu jamaah yang ingin sholat.
pahalanya orang yang menunggu jamaah lebih besar dari yang shalat sendirian,
Tahrumushsolaatu Allatii Laisa Lahaa Sababun Mutaqoddimun Walaa Muqoorinun Fii Khomsati Awqootin : ‘Inda Thuluu’isysyamsi Hattaa Tartafi’a Qodro Rumhin , Wa’indal Istiwaa’i Fii Ghoyri Yaumil Jumu’ati Hattaa Tazuula , Wa’indal Ishfiroori Hattaa Taghruba , Waba’da Sholaatishshubhi Hattaa Tathlu’asysyamsu , Waba’da Sholaatil ‘Ashri Hattaa Taghruba .
Shalat itu haram manakala tidak ada mempunyai sebab terdahulu atau sebab yang bersamaan (maksudnya tanpa ada sebab sama sekali seperti sunat mutlaq dalam beberapa waktu, yaitu:
1. Ketika terbit matahari sampai naik sekira-kira sama dengan ukuran tongkat atau tombak.
2. Ketika matahari berada tepat ditengah tengah langit sampai bergeser kecuali hari Jum’at.
3. Ketika matahari kemerah-merahan sampai tenggelam.
4. Sesudah shalat Shubuh sampai terbit matahari.
5. Sesudah shalat Asar sampai matahari terbenam.
Fikih Imam Syafi'i (Safinatun Najah) dan Syarah dan Terjemahan Riyadhus Shalihin. (MG - Ahmad Muhaimin Nurrudin)
Wallahu a'lam bishawab
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Waktu sholat dan Waktu Haramnya Melaksanakan Ibadah sholat dalam Islam,