Ekonomi dan Bisnis

Anggaran PEN Diprediksi tak Terserap Semua, Berikut 5 Program yang Sudah Tersalurkan

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, mengungkapkan, untuk program kesehatan diprediksi akan terserap penuh

Editor: Budi Susilo
Kontan.co.id/Muradi
Ilustrasi uang rupiah. Pemerintah mengaku anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini tak dapat terserap seluruhnya. Dana yang tersisa diperkirakan mencapai Rp 37,24 triliun. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, mengungkapkan, untuk program kesehatan diprediksi akan terserap penuh.

Karena kata dia, di akhir tahun pemerintah akan membayar banyak tagihan atas biaya rawat rumah sakit yang ditanggung oleh uang negara.

Hal ini seiring dengan peningkatan kasus akibat varian delta beberapa bulan lalu.

Sejalan, untuk program perlindungan sosial diharapkan mampu menyerap seluruh pagu anggaran.

Baca juga: Optimalisasi Pemanfaatan Anggaran Program PEN, Dorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca juga: Upaya Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Tepat

Baca juga: Pandemi Covid-19, Berapakah Anggaran Negara yang Sudah Terserap untuk Pemulihan Ekonomi Nasional?

Sebab sampai akhir tahun pemerintah masih akan memberikan bantuan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Sementara untuk program prioritas Kementerian dan Lembaga, di kuartal IV akan ada dorongan penyerapan anggaran yang lebih tinggi,” kata Wamenkeu Suahasil.

Namun, untuk insentif pajak dunia usaha dipastikan akan melebihi dari pagu yang ditetapkan.

Suahasil menyebutkan, pencapaian penyerapan insentif pajak dalam PEN tersebut justru mencermikan adanya pemulihan ekonomi.

Baca juga: Musrenbang Polri 2021, Konsolidasi dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional Kala Pandemi Covid-19

“Artinya ada kegiatan ekonominya bergerak maka ada klaim atas insentif pajak. Kalau tidak ada kegiatan ekonomi tidak ada klaim, sampai dengan akhir tarhun kemungkinan lebih dari 100% kita akan akomodasi dengan APBN,” ujarnya. 

Tersalurkan dalam 5 Program

Pemerintah mengaku anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini tak dapat terserap seluruhnya. Dana yang tersisa diperkirakan mencapai Rp 37,24 triliun.

Sebab, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, anggaran PEN tahun ini hanya akan terserap 95 persen dari pagu sebesar Rp 744,77 triliun, atau setara dengan Rp 707,53 triliun.

Proyeksi tersebut sejalan dengan tren realisasi penyerapan anggaran PEN yang masih rendah. Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi program PEN sampai dengan 19 November 2021 sebesar Rp 495,77 triliun, atau 66,6 persen dari pagu.

Secara rinci, realisasi anggaran tersebut telah tersalurkan dalam lima program. Pertama, anggaran kesehatan sebesar Rp 135,53 triliun, atau 63 persen dari pagu Rp 214,96 triliun.

Baca juga: Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional pada Masa Pandemi Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved