Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Hasil Investigasi BME, Kebocoran Pipa Gas Rumah Tangga di Bontang karena Akar Pohon

Kebocoran pipa jaringan gas di Jalan Bhayangkara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu 20 November lalu

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Perbaikan jaringan gas rumah tangga yang bocor di Jalan Bhayangkara, Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kebocoran pipa jaringan gas di Jalan Bhayangkara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu 20 November lalu, disinyalir akibat pergerakan tanah dorongan dari akar pohon.

Akibatnya, intalasi gas rumah tangga milik perusahaan daerah itu robek dibagian atas pipa.

Hal itu disampaikan Humas Bontang Energi Migas (BME), Arie Pratama saat dikonfirmasi, Senin (22/11/2021).

Selain itu, kedalaman pipa yang tertanam dan komposisi material tidak sesuai standar semestinya.

Baca juga: Lewat 1x24 Jam, Perbaikan Pipa Bocor tak Kunjung Rampung, Pelanggan PDAM Belum Nikmati Air Bersih

Baca juga: Pipa Gas Bocor Akibatkan Api dan Aroma Menyengat, Medco Hentikan Sementara Aliran Stasiun Gas G8

Baca juga: Dalam 2 Pekan, 15 Hektare Hutan dan Lahan di Kota Bontang Terbakar, Termasuk Area Jalur Pipa Gas

“Kebocorannya memang faktor alam, tetapi disisi lain pemasangan pipa tidak sesuai SOP, itu kaitannya dengan kontraktor dulu, karena BME ini sejatinya hanya operator,” ucapnya.

Adanya kasus kebocoran ini, Arie pun menegaskan akan melakukan inspeksi lapangan dengan memeriksa Metering Regulating System (MRS) secara berkala di area Bontang Barat.

Pola mitigasi ini dilakukan untuk menditeksi kebocoran dengan cara memasukkan zat pembau (ethyl mercaptan) ke dalam pipa.

“Itu rutin dilakukan dan inspeksi lapangan juga menyesuaikan dengan intensitas laporan dari pelanggan,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka di Ledakan Pipa Gas Mall Taman Anggrek, Keduanya Berprofesi Engineer

Disinggung mengenai ganti rugi pelanggan akibat kebocoran ini, Arie pun belum ingin berkomentar banyak.

Alasanya, keputusan tersebut menjadi otoritas pimpinan BME.

“Kita belum ada membahas itu,” bebernya.

Namun dari segi pelayanan, pihaknya akan terus berupaya maksimal mengatasi setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.

Baca juga: Buka FGD Migas di Kaltim, Gubernur Dukung Rencana Pembangunan Pipa Gas Kalimantan

Ia pun mengumumkan jaringa gas rumah tangga ini kini bisa digunakan masyarakat.

“Pelan-pelan kami evaluasi semua, harapan kejadian yang sama tidak terulang,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved