Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Jeni, Pilih Kriket lantaran Tak Banyak Saingan, Raih Perak dan Perunggu untuk Kaltim di PON XX Papua

Atlet cabang olahraga (Cabor) Kriket asal Nunukan, Jeni (27) menorehkan banyak prestasi untuk Kalimantan Timur (Kaltim), kini memilih untuk fokus di K

Editor: Rahmad Taufiq
HO/JENI
Jeni, atlet Cabor Kriket asal Nunukan, meraih perak dan perunggu pada ajang PON XX Papua 2021, belum lama ini. HO/JENI 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Atlet cabang olahraga (Cabor) Kriket asal Nunukan, Jeni (27) menorehkan banyak prestasi untuk Kalimantan Timur (Kaltim), kini memilih untuk fokus di Kalimantan Utara (Kaltara).

Wanita berparas cantik asal perbatasan itu, sempat membawa pulang medali perak dan perunggu untuk Kaltim.

Kini Jeni memutuskan untuk fokus di Kaltara, lantaran Nunukan sudah memiliki Cabor Kriket yang sedang persiapan Porprov 2022 mendatang.

"Saya senang di Nunukan sudah ada Cabor Kriket. Jadi tidak jauh-jauh ke Kaltim lagi. Semoga ke depan Nunukan bisa cetak atlet-atlet Cabor Kriket," kata Jeni kepada TribunKaltara.com.

Jeni menceritakan bagaimana awal ketertarikannya pada Cabor asal Inggris itu.

Baca juga: Cabor Kriket di Nunukan Cari Bibit, Kompetisi Antar Pelajar Siap Bergulir 2022

Baca juga: Kurang Istirahat Jadi Penyebab Tim Kriket Kaltim di PON XX Papua Hanya Raih Perak dan Perunggu

Padahal, sebelumnya Jeni menyukai bola basket bahkan sempat mengikuti Porprov 2010.

"Saya kenal Cabor Kriket ini dari kampus tahun 2014. Kebetulan ada dosen saya sosialisasikan Cabor itu. Lalu saya tertarik karena peluangnya sangat besar untuk masuk sampai ke tingkat nasional," ucap Alumni Universitas Mulawarman itu.

Bahkan Jeni sudah sempat meraih medali perunggu pada PON 2016 di Jawa Barat.

"Saya berpikir kalau geluti basket untuk menuju ke PON sangat susah karena saingannya pasti banyak. Cabor Kriket ini sejak awal disosialisasikan memang sedikit penggemarnya di Kaltim. Makanya saya dan rekan saya dari Krayan bisa punya peluang main ke PON XX Papua," ujarnya.

"Saat ke PON XX Papua kemarin, kami main 3 nomor. Jadi ada 3 medali yang diperebutkan. Saingan terberat kami dari Bali dan DKI Jakarta," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved