Breaking News:

Otomotif

STOP Jangan Langsung Matikan Mesin Mobil Diesel Setelah Berhenti, Ini Alasannya

Stop jangan langsung matikan mesin mobil diesel setelah berhenti, Ini alasannya.

Editor: Nur Pratama
Kompas.com
Mobil Toyota Innova Diesel 

TRIBUNKALTIM.CO - Stop jangan langsung matikan mesin mobil diesel setelah berhenti, Ini alasannya.

Dealer Technical Support Dept. Head PT. Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, mobil diesel tidak boleh langsung dimatikan pada saat berhenti memang ada benarnya.

Terutama pada mobil diesel yang menggunakan turbo.

"Jadi jika mobil habis digunakan dalam kecepatan tinggi dan diatas dua jam, itu jangan langsung dimatikan karena untuk perawatan ke turbonya, pelumasan ke turbonya," kata Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Namun untuk mobil dengan mesin diesel yang belum menggunakan turbo, mematikan mesin secara langsung setelah berhenti tidak terlalu bermasalah. Namun tetap disarankan untuk menunggu sebentar.

"Sebenarnya kalau mesin diesel yang biasa yang ngga pakai turbo ngga terlalu bermasalah," ucap Didi.

Baca juga: Penting Diketahui Pengendara Motor, Inilah Tiga Tipe Jas Hujan yang Dijual di Pasaran

Baca juga: Apakah Ban Mobil Anda Sudah di Balancing Agar Roda Kembali Seimbang? Ini 10 Manfaatnya

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan Suparna.
Dia mengatakan, sebaiknya jangan lagsung mematikan mesin diesel ketika sampai di lokasi, tunggu sebentar sekitar 20 – 30 detik agar sirkulasi pelumas, pendingin, dan yang lainnya kembali ke kondisi normal lagi.

“Apalagi mesin diesel yang mengadopsi turbo, kalau langsung mematikan mesin dikhawatirkan akan terjadi keausan, sehingga performa mesin menjadi tidak maksimal lagi nantinya,” kata Suparna.

Mesin diesel 4-silinder turbo diesel 2.143cc yang diusung New V-Class memiliki standar Euro IV dan menurut Mercedes-Benz (MB) Indonesia bahan bakar yang bisa digunakan hanya Pertamina Dex.

Alasan teknis ketika tidak secara langsung mematikan mesin diesel adalah sirkulasi oli mesin menjadi sempurna dan tidak seketika berhenti saat sedang dalam kondisi sirkulasi atau perputaran dengan kecepatan tinggi.

“Hanya itu perlakuan yang harus lebih diperhatikan oleh pengguna mobil bermesin diesel. Selebihnya tidak ada, selain memperhatikan juga penggunaan bahan bakar diesel yang sesuai rekomendasi pabrikan,” ucap Suparna.

Pada dasarnya mobil dengan mesin diesel membutuhkan waktu untuk kembali ke posisi idle setelah digunakan.

Di mesin diesel ada beberapa komponen yang rentan kalau terjadi perubahan temperatur yang drastis.(*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Jangan Langsung Matikan Mesin Mobil Diesel Setelah Berhenti, Ini Alasannya, 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved