Breaking News:

Liga 1

Hadapi Persela Lamongan, Pelatih Borneo FC Sebut Permainan Tim Asuhannya Telah Berkambang

Klub kebanggaan masyarakat Samarinda, Borneo FC akan berhadapan dengan Persela Lamongan, pada lanjutan kompetisi Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Ag

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq
HO/BORNEO FC
Risto Vidakovic, Pelatih Kepala Borneo FC. Ia mengatakan timnya telah melewati banyak pertandingan dan sedang mengolah taktikal, serta membangun kekuatan dengan caranya mereka. HO/BORNEO FC 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Klub kebanggaan masyarakat Samarinda, Borneo FC akan berhadapan dengan Persela Lamongan, pada lanjutan kompetisi Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Selasa (23/11/2021) hari ini.

Pelatih Kepala Borneo FC, Risto Vidakovic mengatakan timnya telah melewati banyak pertandingan dan sedang mengolah taktikal, serta membangun kekuatan dengan caranya mereka.

"Kami harus melanjutkan apa yang telah kami mulai di laga terakhir dan kami telah berkembang," ungkapnya saat konferensi pers secara virtual, Senin (22/11/2021) kemarin.

Beberapa pemain dipanggil untuk membela Timnas Indonesia, apakah berdampak pada skuad Pesut Etam nantinya saat lawan Persela Lamongan.

Risto Vidakovic mengatakan, semua tim sangat berat di sini, banyak laga yang sama dan mereka tidak ada yang mudah untuk dilawan.

Baca juga: Borneo FC vs Persela, Tekad Pesut Etam Lanjutkan Tren Positif, Iwan Setiawan Ingin Buktikan Diri

Baca juga: Jelang Borneo FC vs Persela Lamongan, Sihran Amrullah: Kami Telah Berkembang

"Satu lagi laga yang berat dan kami berekspektasi, saya rasa kedua tim berharap mendapat tiga poin," ujarnya.

Menurutnya, semua tim pasti merasakan beberapa pemainnya yang tidak bisa bermain lantaran dipanggil Timnas Indonesia atau karena akumulasi kartu.

Itu, katanya, hal yang normal, jadi tidak ada perbedaan.

Yang terpenting adalah tim bisa fokus 100 persen, untuk memberikan segalanya.

"Kami telah melewati banyak pertandingan dan tentu saja perlu banyak persiapan di setiap pertandingan," tuturnya.

Ia menambahkan, sebenarnya ini juga tidak mudah bagi pemain untuk bermain setiap lima hari dan harus stay di hotel.

Baca juga: Bertemu Iwan Setiawan Mantan Arsitek Borneo FC, Sultan Samma Fokus Pertahankan Tren Positif

Ia menyampaikan pemain harus beradaptasi di situasi yang berbeda-beda.

"Terlalu lama di hotel membuat kondisi psikis juga perlu diperhatikan, juga penting bagaimana tim menghadapi laga. Ini jelas tak mudah bagi pemain. Tapi kami harus bersiap (untuk pertandingan hari ini) dan memberikan 100% untuk laga ini," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved