Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Kisah Asmara Pria Nunukan Berujung Kehilangan Nyawa, Keluarga Tolak Visum, Polsek Ungkap Motif Ini

Kisah asmara pria di Nunukan Kalimantan Utara berujung kehilangan nyawa dalam ruangan bekas Cafe Nongkrong, Jalan Pasar Baru, RT 04, Kelurahan Nunukan

HO/Ardian
Rustam ditemukan tewas di ruangan bekas Cafe Nongkrong, Jalan Pasar Baru, RT 04, Kelurahan Nunukan Timur, Selasa (23/11/2021), pagi. (HO/Ardian) 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kisah asmara pria di Nunukan Kalimantan Utara berujung kehilangan nyawa dalam ruangan bekas Cafe Nongkrong, Jalan Pasar Baru, RT 04, Kelurahan Nunukan Timur, Selasa (23/11/2021), pagi.

Pria bernama Rustam (20) merupakan seorang ABK (Anak Buah Kapal) Mustika 5 yang merupakan kapal muatan tabung elpiji 3 Kg dari Tarakan.

Kapolsek Nunukan Iptu H Supangat, melalui Waka Polsek Nunukan, Iptu Ardiansyah, menjelaskan sebelum meninggal, korban sempat menghubungi pacarnya melalui telepon seluler, pada Senin (22/11) pukul 21.30 Wita.

Karena tak diangkat sang pacar, korban lalu mengirim pesan WhatsApp, yang intinya meminta agar pacarnya bernama Nelpa menemuinya malam itu.

"Dari handphone korban ada obrolan WhatsApp antara korban dengan seorang wanita yang diduga pacarnya. Si korban meminta agar wanita itu menemui dia. Tapi tidak dibalas. Terakhir mereka chatingan pada Senin pukul 23.15 Wita," kata Ardiansyah kepada TribunKaltara.com, pukul 11.00 Wita.

Baca juga: Wanita Hamil yang Ditemukan Tewas di Kontrakannya di Samarinda, Keluarga Tolak Visum dan Autopsi

Baca juga: Tak Kelihatan Seharian, Pria di Balikpapan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid

Baca juga: Berpengalaman di Medan Tempur, Pasukan TNI Macan Kumbang Pukul Mundur & Tewaskan Anggota KKB Papua

Menurut Ardian, dari obrolan melalui WhatsApp antara korban dan sang pacar, seperti terjadi selisih paham akibat cemburu buta.

Bahkan, korban sampai mengancam pacarnya bahwa akan bunuh diri malam itu, jika tak mau membalas pesan WhatsApp atau menjawab panggilan teleponnya.

"Kalimat terakhir korban kepada sang pacar itu melalui pesan WhatsApp itu begini 'Minta maaf aku, jangan sayang menyesal, kalau mulai malam ini sayang nggak lihat aku lagi'. Jadi dapat dikatakan, korban sudah niat menghilangkan nyawa," ucapnya.

Sebelum meninggal kata Ardian korban berusaha untuk mencari simpati sang pacar dengan mengancam akan meminum oplosan Kuku Bima Energi yang dicampur lotion anti nyamuk, berupa Autan (sachet).

Namun hal itu tak berhasil membuat sang pacar menemuinya. Akhirnya, pemuda asal Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu memilih untuk menghabisi nyawa di dalam ruangan bekas Cafe Nongkrong.

Baca juga: Penyanyi Muda Brasil Marilia Mendonca Tewas Kecelakaan, Neymar Persembahkan Golnya untuk Sang Idola

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved