Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Oknum TNI Bunuh Kekasih di Balikpapan Divonis Seumur Hidup, Terdakwa akan Pikir-pikir

Tahap sidang yang menyeret oknum TNI berinisial MA (23) dengan pangkat Praka di Balikpapan dengan nomor perkara 45-K/PM

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Tahap sidang yang menyeret oknum TNI berinisial MA (23) dengan pangkat Praka di Balikpapan dengan nomor perkara 45-K/PM.I-07/AD/IX/2021 berlanjut, Selasa (23/11/2021) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Agenda sidang adalah putusan hakim. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tahap sidang yang menyeret oknum TNI berinisial MA (23) dengan pangkat Praka di Balikpapan dengan nomor perkara 45-K/PM.I-07/AD/IX/2021 berlanjut, Selasa (23/11/2021) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Agenda sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Borneo I Pengadilan Militer I-07 Balikpapan tersebut berupa pembacaan putusan setelah sebelumnya ditunda pada Rabu (10/11/2021) lalu.

Untuk diingat kembali, persidangan sebelumnya merupakan pembacaan tuntutan. Dimana Oditur Militer, Letkol Suhartono melayangkan pidana pokok berupa pidana penjara 20 tahun dan pidana tambahan lewat pemecatan di Dinas Militer.

Namun lantaran dirasa ada keberatan dari pihak keluarga, kemudian Majelis Hakim yang terdiri dari Majelis Ketua Letkol Setyanto Hutomo didampingi 2 Majelis Anggota, memutuskan untuk bermusyawarah.

Baca juga: NASIB Oknum TNI yang Bantu Loloskan Rachel Vennya, Kini Dinonaktifkan hingga Diperiksa Kogasgabpad

Baca juga: Sidang Oknum TNI Bunuh Kekasihnya di Balikpapan, Terdakwa Dituntut 20 Tahun Penjara dan Dipecat

Baca juga: Oknum TNI Bunuh Kekasihnya Dituntut 20 Tahun Penjara, Keluarga Korban Minta Hukuman Mati

Kali ini tentu menjadi persidangan yang ditunggu-tunggu oleh pihak keluarga korban, RR. Demikian terbukti dari ruang sidang yang dipenuhi oleh sejumlah pengunjung sidang yang belakangan diketahui merupakan keluarga korban.

Seperti saksi 1 yang juga Ayah korban, Kuswanto, terlihat tak pernah absen dari persidangan ini.

Sidang tahap akhir ini dibuka sekitar pukul 14.00 Wita yang ditandai dengan ketukan palu sidang sebanyak 1 kali oleh Majelis Ketua dan dinyatakan terbuka untuk umum.

Lebih lanjut, terdakwa Praka MA dipersilahkan masuk ruang sidang dan berdiri menghadap Majelis Hakim. Kepada terdakwa, Letkol Setyanto menanyakan terlebih dahulu kondisi korban, apakah siap mengikuti jalannya sidang.

"Apakah saudara terdakwa siap melanjutkan persidangan? Mengingat sidang kali ini merupakan sidang putusan," ujar Setyanto pada terdakwa.

Tegas tanpa berbelit, terdakwa mengaku menyanggupi dan mengaku dalam kondisi prima untuk mengikuti persidangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved