Berita Nasional Terkini

Bukan Daerah Anies Baswedan, Cek Alasan Jokowi Puji Pelayanan Perijinan dan Investasi Jateng & Jabar

Bukan daerah yang dipimpin Anies Baswedan, Presiden Jokowi puji soal pelayanan investasi Jawa Tengah dan Jawa Barat.

SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI Investasi. Bukan daerah yang dipimpin Anies Baswedan, Presiden Jokowi puji soal pelayanan investasi Jawa Tengah dan Jawa Barat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bukan daerah yang dipimpin Anies Baswedan, presiden Joko Widodo alias Jokowi puji soal pelayanan investasi Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pengakuan orang nomor satu Indonesia itu disampaikan pada saat memberikan sambutan Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021 di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Jawa Tengah dan Jawa Barat diganjar prestasi jelang tutup tahun 2021.

Apa alasan Jokowi memjuji pelayanan perizinan dan investasi Jateng dan Jabar?

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Rabu Pon 8 Desember, Hadi Tjahjanto Masuk, Bagaimana Nasib Mahfud MD

Baca juga: Wakili Presiden Jokowi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan Buka Puncak IDC AMSI 2021

Baca juga: Masa Jabatan Jokowi Ditambah 3 Tahun? Politikus PDIP Bocorkan Pilpres 2024 Bisa Tak Ada, Alasannya?

Dilansir Kompas.com, presiden Joko Widodo memuji pelayanan investasi di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Dalam Anugerah Layanan Investasi 2021, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pelayanan terbaik se-Indonesia.

"Saya senang, tadi ada kementerian, lembaga provinsi, kabupaten, kota yang mendapatkan anugerah untuk investasi baik realisasi investasi maupun urusan perizinan," ujar Jokowi.

"Urusan pelayanan perizinan bagus seperti tadi di Jawa Tengah, tapi realisasi investasi bagus di Jawa Barat," sambungnya.

Jokowi menekankan, pelayanan yang baik belum tentu mendatangkan investor.

Terlebih jika daerah memberikan pelayanan yang tidak baik.

Oleh karenanya, Jokowi meminta pola-pola lama dalam pelayanan harus mulai ditinggalkan.

Kepala negara meminta pelayanan terbaik harus diberikan kepada semua investor, baik yang besar maupun investor kecil.

"Belum tentu kita layani dengan baik itu investor akan datang, apalagi tidak dilayani. Bener endak? Dilayani saja belum tentu investor datang, mau berinvestasi, apa lagi tidak dilayani dengan baik," jelasnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved