Breaking News:

Virus Corona

Hasil Penelitian soal Durasi Manjurnya Vaksin Sinovac

Ada studi menemukan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac hanya efektif 76 persen melawan kematian terobosan setelah tiga hingga lima bulan

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 pakai vaksin Sinovac di Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada studi menemukan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac hanya efektif 76 persen melawan kematian terobosan setelah tiga hingga lima bulan, turun dari 79 persen dua bulan setelah vaksinasi penuh.

Sedangkan vaksin Covid-19 Pfizer tetap 91 persen efektif melawan kematian terobosan setelah lima bulan.

Data yang diberikan oleh Dr Mahesh Appannan, kepala data di Pusat Kesiapsiagaan dan Respons Krisis Kementerian Kesehatan Malaysia, menunjukkan.

Bahwa tingkat kematian di antara mereka yang divaksinasi penuh dengan Sinovac adalah yang tertinggi, dibandingkan dengan Pfizer dan AstraZeneca.

Kemanjuran vaksin Sinovac turun menjadi hanya 28 persen melawan infeksi Covid-19 maupun untuk cegah rawat inap dalam waktu tiga hingga lima bulan setelah dosis kedua.

Baca juga: Binda Kaltim Berpesan, Lurah hingga RT di Samarinda Data Warga yang Belum Vaksin Covid-19

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di SMP Negeri 1 Samarinda, Binda Kaltim Beber Sedia 3 Ribu Dosis Pfizer

Baca juga: Partisipasi Vaksinasi Covid-19 Menurun, Satgas Bontang Permudah Pelayanan Tanpa Perlu Daftar

Portal berita kesehatan Malaysia CodeBlue pada hari Rabu (24/11/2021) menyebut kemanjuran dua dosis vaksin Sinovac terhadap infeksi Covid-19 turun menjadi 28% dari 76% pada periode tersebut.

Kesimpulan itu mengutip studi oleh Evaluasi Dunia Nyata dari Vaksin Covid-19 Di Bawah Program Imunisasi Covid-19 Nasional Malaysia (RECoVaM) dan National Medical Research Register (NMRR).

Sebagai perbandingan, dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer 79 persen efektif mencegah pasian masuk ICU setelah tiga hingga lima bulan dari 86 persen setelah vaksinasi penuh.

Namun, dalam hal perlindungan terhadap infeksi Covid-19, kemanjuran vaksin Pfizer juga menurun tajam dari sebesar 89 persen menjadi 68 persen dalam jangka waktu yang sama.

Baca juga: Kemenag Berau Akui Daftar Tunggu Haji 32 Tahun, Berharap Vaksin Jenis Sinovac Permudah Keberangkatan

CodeBlue mengatakan Sinovac memiliki rata-rata kematian orang dewasa mingguan yaitu dua per 100.000 populasi antara 7 Juni dan 15 November 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved