Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Setelah Pembahasan Panjang, Depeko Tarakan Usul UMK 2022 Rp 3.774.378,35 ke Gubernur Kaltara

Setelah melalui pembahasan yang alot dan begitu panjang, besaran nilai Upah Minimum Kota atau UMK Tarakan diusulkan sebesar Rp 3.774.378,35.

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan saat membacakan berita acara usulan besaran UMK Tarakan di depan Serikat buruh saat berada di Pemkot Tarakan menyuarakan kenaikan UMK Tarakan, Selasa (23/11/2021). TRIBUNKALTim.CO/ANDI PAUSIAH 

TIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Setelah melalui pembahasan yang alot dan begitu panjang, besaran nilai Upah Minimum Kota atau UMK Tarakan diusulkan sebesar Rp 3.774.378,35.

Angka Rp 3.774.378,35 adalah hasil yang ditetapkan Pemkot Tarakan menyesuaikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Angka inilah yang akan diajukan ke Gubernur Kaltara kemudian ditetapkan menjadi UMK Tarakan tahun 2022 mendatang.

Usulan angka ini pun dibacakan Wali Kota Tarakan dr Khairul di hadapan massa yang terdiri dari serikat pekerja (buruh).

Sebelumnya pada Selasa (23/11/2021) kemarin, buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMK Tarakan tahun 2022 mendatang. Aksi dilakukan dari persimpangan GTM sejak pagi hingga pukul 19.00 WITA.

Baca juga: Kembali Bahas Persoalan UMK Tarakan, Walikota Harap Hasil Pembahasan Bisa Diterima Semua Pihak

Baca juga: UMK Tarakan Naik Jadi Rp 3.761.896,71, Satu-Satunya Daerah di Kaltara yang Menaikkan Upah Minimum

Baca juga: Harga Eceran Tertinggi LPG 3 Kg Rp 16.500 tak Sebanding UMK Tarakan

Saat yang sama, pukul 16.00 WITA sampai 18.30, Wali Kota Tarakan mengundang masing-masing pihak yakni Apindo dan para Asisten di ruangan Wali Kota Tarakan.

Wali Kota Tarakan, dr Khairul membacakan langsung berita acara UMK Tarakan tahun 2020. Ketetapan keputusan dibacakan langsung di hadapan serikat buruh mulai dari SP Kahut, SP Kahutindo, dan KSBSI.

Juga turut dihadiri Disnaker Tarakan, BPS Tarakan, Bagian Hukum Sekretariat Pemkot Tarakan, perguruan tinggi, Kasdim 0907 Tarakan, Kejaksaan Kota Tarakan.

UMK Tarakan di tahun 2022 ditetapkan Wali Kota Tarakan, dr Khairul sebesar Rp 3.774.378,35. “Itu setelah melalui hasil rapat yang panjang. Kita mulai pagi sampai malam,” bebernya.

Penetapan UMK berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. “Bahwa upah minimum kota berpedoman dan ditetapkan menggunakan formula sebagaimana yang diatur dalam Pasal 26 Ayat 2 sampai Ayat 8,” jelasnya.

Baca juga: UMK Tarakan 2020 Sebesar Rp 3.755.824, Walikota Telah Tanda Tangan, Diharap Dilakukan Pengusaha

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved