Breaking News:

Ibu Kota Negara

SIGA Hadir Memudahkan Pendataan Keluarga Daerah Ibu Kota Negara RI di Kalimantan Timur

Melalui Pendataan Keluarga 2021 (PK21) yang telah dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Budi Susilo
HO/BKKBN Kaltim
Tangkapan layar materi, cakupan Pendataan Keluarga 2021 di Provinsi Kalimantan Timur yang merupakan calon kawasan Ibu Kota Negara RI.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Melalui Pendataan Keluarga 2021 (PK21) yang telah dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, didapati 792.046 Kepala Keluarga di wilayah Kalimantan Timur.

BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menyelenggarakan peluncuran Sistem Informasi Keluarga (SIGA) yang tujuannya mendukung upaya PK21.

SIGA dapat menjadi harapan baru dalam penyediaan data dan informasi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana yang valid, akukrat dan akuntabel.

Kata dia, harapan tersebut didasarkan pada prinsip kualitas dan akuntabilitas data dengan menerapkan pencatatan dan pelaporan by name by address.

Baca juga: Mengenal SIGA di Kalimantan Timur dan Kaltara, Dukung Pendataan Keluarga 2021

Baca juga: Pendataan Keluarga 2021 Libatkan 600 Ribu Kader di Seluruh Indonesia

Baca juga: Dirjen Kemendikbudristek Tinjau Lokasi Calon Ibu Kota Negara di Kaltim, Bidik Pendidikan

"Serta adanya integrasi antara subsistem pelayanan kontrasepsi, pengendalian lapangan dan pendataan keluarga," ujar Karlina selaku Koordinator Bidang Administrasi Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur dalam kegiatan "Sinkronisasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21) ke Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara".

Dengan adanya SIGA, semua data yang dihimpun nantinya akan saling terintegrasi dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pelaksanaan program Bangga Kencana dari pusat sampai ke lini lapangan.

Begitupun dengan hasil PK21 yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan secara optimal oleh para pemangku kebijakan dan pelaksana kegiatan.

Baik dalam hal advokasi dan KIE program Bangga Kencana serta sebagai bahan penyuluhan dan penggerakan di lini lapangan.

Baca juga: Bangun Ibu Kota Negara di Penajam Kaltim, Perlu Pertimbangan Ekonomis, Sosiologi dan Ekologis

"Serta pemetaan keluarga beresiko stunting sebagai sasaran percepatan penurunan stunting," tambah Karlina.

Diketahui, Kalimantan Timur menjadi pilihan pemindahan Ibu Kota Negara, hal ini tentunya juga membutuhkan pendataan keluarga yang valid dan akurat.

Dengan kehadiran SIGA ini diharapkan dapat memudahkan proses pendataan keluarga di wilayah Ibu Kota Negara baru.

Adapun pendataan keluarga 2021 di provinsi Kalimantan Timur ini telah mencakup 100 persen di tingkat kecamatan, 83,01 persen di tingkat Desa atau Kelurahan, 89,51 persen di tingkat Rukun Tetangga dengan keseluruhan total 792.046 Kepala Keluarga dan 2.800.125 Jiwa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved