Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Cakupan Vaksinasi Tenaga Pendidik dan Siswa di Balikpapan Lebih 90 Persen

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Balikpapan telah dilaksanakan lebih dari sebulan berjalan

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pemberian penghargaan-penghargaan pada guru atau tenaga pendidik yang diberikan langsung oleh Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. Kamis (25/11/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Balikpapan telah dilaksanakan lebih dari sebulan berjalan.

Cakupan vaksinasi tenaga pendidik dan siswa mencapai lebih dari 90 persen.

Diberitakan sebelumnya bahwa PTM Terbatas di Kota Beriman ini telah dilaksanakan mulai awal Oktober lalu hingga saat ini tidak juga ditemukan cluster sekolah.

Guru atau tenaga pendidik yang mengajar dalam kegiatan PTM Terbatas ini tentunya dipastikan telah divaksin hingga dosis kedua.

Selain guru, siswa yang juga menghadiri PTM Terbatas di sekolahnya masing-masing juga telah divaksinasi.

Baca juga: SMPN 1 Penajam Sudah Terapkan PTM 100 Persen, Seluruh Siswa Masuk Sekolah

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik 2 Pekan Terakhir, Kadinkes Malinau Beber Belum Ada Kluster PTM dan Takziah

Baca juga: Kenaikan Kasus Covid-19 di Malinau Dipicu PTM dan Takziah, Masuk Wilayah Diawasi Kemenkes RI

Dalam upacara peringatan Hari Guru dan HUT PGRI yang ke-76, WaliKota RahmaD Mas'ud menyampaikan, cakupan vaksinasi di dunia pendidikan Kota Balikpapan telah menyentuh angka diatas 90 persen.

"Cakupan vaksinasi tenaga pendidik kita telah mencapai 92,71 persen dan murid 91 persen," ujar Rahmad Mas'ud.

Kendati demikian, Rahmad juga menyampaikan bahwa PTM Terbatas yang dilakukan tersebut,  tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang masih berlaku dalam PPKM Level 2 di Kota Balikpapan.

"Saat ini, kita juga tetap melaksanakan PTM terbatas dengan menerapkan prokes ketat demi keselamatan semua warga sekolah," tambahnya.

Baca juga: SMA dan SMK di Berau Belum Dapat Rekomendasi PTM Terbatas, Berikut Penjelasan Disdikbud Wilayah VI

Rahmad juga menyebutkan guru menjadi pemegang peran dalam penerapan prokes yang ketat.

"Peran bapak dan ibu guru sangat lah besar dalam menyukseskan PTM Terbatas ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved