Breaking News:

Geng Curanmor di Kaltim

Cara Menangkal Aksi Curanmor ala Polisi, Kasus di Samarinda Semakin Merajalela 

Belakangan, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin marak terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Wakasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Kadiyo (baju putih) saat memimpin rilis pencurian kendaraan bermotor lintas kota antar provinsi, Rabu (24/11/2021) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belakangan, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin marak terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Meskipun sebenarnya kita sudah melakukan kewaspadaan maksimal, namun kenyataannya para pelanggar pasal 363 ini juga semakin pandai beraksi.

Oleh sebab itu, Polisi juga terus melakukan sosialisasi Kamtibmas di kawasan Kota Samarinda.

Tidak jarang sosialisasi tips aman ini dilakukan secara langsung, maupun lewat forum-forum.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Bekuk Komplotan Curanmor di Kaltim, Ada Pelaku Residivis

Baca juga: Daftar Sepeda Motor Hasil Kejahatan Geng Curanmor di Kaltim, Kini di Mapolresta Samarinda

Baca juga: Komplotan Curanmor di Kaltim Dibekuk Polisi, Berikut Harga Motor yang Dijual, Ada Yamaha Nmax 155

Nah, jika tidak ingin menjadi korgan curanmor selanjutanya, simak tips aman dari Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Wakasat AKP Kadiyo berikut;

Pertama, selain menggunakan kunci ganda, masyarakat harus menempatkan kendaraan bermotor di tempat yang aman.

Bila perlu bisa memasang gembok cakram untuk roda dua.

Karena ucapnya, alat tambahan untuk pengunci setir menjadikan pelaku curanmor kesulitan melakukan pencurian.

Baca juga: Tiga Warga Maluku Ditangkap Polisi, Jadi Tersangka Penganiaya Pelaku Curanmor Hingga Tewas

Tidak hanya itu saja, Ia mengimbau perlu penambahan alat teknologi informasi yaitu sistem GPS di kendaraan.

"GPS ini bisa dipasang di bengkel resmi," sarannya.

Pemasangan GPS ini dinilai perlu dipersiapkan oleh pemilik kendaraan guna memudahkan pelacakan saat terjadi pencurian.

"Jadi posisi motor atau kendaraan tersebut mudah kita ketahui,” jelasnya.

Selain persiapan safety kendaraan, AKP Kadiyo menambahkan masyarakat juga perlu berhati-hati dengan barang-barang berharga yang dibawa seperti jaket atau helm.

Baca juga: Korban Kecelakaan di Jalan Suryanata Samarinda Diduga Pelaku Curanmor, Jalani Perawatan di RSUD AWS

Apalagi barang penting seperti uang tunai, dompet atau perhiasaan sebisa mungkin jangan diletakan di jok motor.

"Karena bisa memicu aksi kejahatan lain terjadi. Seperti dengan mencongkel jok motor anda," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved