Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Didemo dengan Tuntutan Jaminan Kesehatan hingga Pekerjakan Warga Lokal, PT KPB Angkat Suara

Sejumlah massa dari kelompok masyarakat demo di RDMP Balikpapan maupun Pertamina beberapa waktu lalu di Jalan Yos Sudarso, Prapatan, Balikpapan Kota.

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Sejumlah massa aksi dari kelompok masyarakat melakukan demo yang ditujukan kepada RDMP Balikpapan maupun Pertamina di kawasan Jalan Yos Sudarso, Prapatan, Balikpapan Kota, Selasa (23/11/2021) lalu. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah massa dari kelompok masyarakat demo di RDMP Balikpapan maupun Pertamina beberapa waktu lalu di Jalan Yos Sudarso, Prapatan, Balikpapan Kota.

Secara garis besar, mereka menuntut agar dapat mempekerjakan warga lokal sebanyak 70 persen dan memberikan jaminan kesehatan untuk para pekerja.

Pasalnya, diketahui, tuntutan ini selalu digaungkan berulang-ulang. Bahkan sejak proyek RDMP belum berdiri di Balikpapan.

Menanggapi itu, Direktur PT Kilang Pertamina Balikpapan atau PT KPB, Feri Yani dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Proyek RDMP Balikpapan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) telah memberikan kontribusi yang besar bagi daerah.

Ia merincikan bagaimana keterlibatan daerah dalam RDMP berkiprah. Sampai dengan bulan Oktober 2021, misalnya, proyek RDMP Balikpapan telah bekerjasama dengan banyak kontraktor lokal dengan persentase sekitar 43 persen dari seluruh kontraktor dan subkontraktor.

Baca juga: 4 Fakta Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, Sumber di Pipa Hingga Dinilai DPRD sebagai Kecolongan

Baca juga: Pertamina Libatkan 1.645 Warga Lokal Dalam Proyek RDMP Balikpapan

Baca juga: Tinjau Proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-lawe, Pertamina Targetkan Rampung Tepat Waktu

"Selain itu proyek ini juga telah mempekerjakan tenaga kerja lokal dari Kota Balikpapan dan sekitarnya yang jumlahnya mencapai 37 persen dari seluruh pekerja kontraktor dan subkontraktor," ujar Feri, Kamis (25/11/2021).

Ia pun mengulang pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahja Purnama saat bertandang ke Balikpapan beberapa waktu lalu.

Pria yang kerap disapa Ahok tersebut, kata Feri, mengaku bersyukur karena proyek ini menyerap tenaga kerja yang lebih banyak. Termasuk penyerapan TKDN hingga 35 persen.

Di samping itu, capaian progres Proyek RDMP Balikpapan sampai dengan 11 November 2021 telah mencapai overall progress sebesar 44,03% dengan jam kerja aman sampai dengan Minggu kedua November 2021 sebesar 41.652.287.

Bahkan belum lama ini, Rabu (24/11/2021) kemarin, PT KPB mendapatkan Penghargaan Keselamatan Migas tahun 2021 “Patra Nirbahaya Karya Utama” dari Kementerian ESDM RI.

Baca juga: Lowongan Kerja Kaltim: PT Kilang Pertamina Balikpapan Membutuhkan Operator, Cek Syaratnya

Selain itu, perusahaan menerapkan secara ketat kewajiban menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai ketentuan HSSE (Health, Safety, Security, & Environment).

Sehingga untuk para pekerja, lanjut dia, sudah dipastikan ada jaminan keselamatan. Khususnya keselamatan bekerja termasuk keselamatan diri di lingkungan bekerja. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved