Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Jelang Nataru, Masyarakat Balikpapan Minta Pemerintah Periksa Kelayakan Alat Transportasi

Masyarakat Kota Balikpapan khususnya yang berasal dari luar Kota Balikpapan mulai mempersiapkan segala sesuatunya

Penulis: Aneke Pratiwi | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI
Emman Boru Allo, masyarakat yang menyampaikan untuk dilakukan pemeriksaan alat transportasi umum sebelum libur natal dan tahun baru.TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Menjelang libur Hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), masyarakat Kota Balikpapan khususnya yang berasal dari luar Kota Balikpapan mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Termasuk persiapan dana untuk liburan ke kampung halaman. Persiapan ini dilakukan jauh hari sebelum libur Nataru dimulai.

“Kalau persiapan jauh-jauh hari memang sudah, mau pulang kampung buat natalan. Makanya biaya yang penting,” ucap Ferren Liode, salah satu pekerja dari luar Kota Balikpapan.

Namun demikian bagi masyarakat persiapan dilakukan belum bisa dipastikan akan terlaksana nantinya.

Diantaranya karena pendapatan selama pandemi berkurang sehingga dana untuk persiapan libur Nataru masih belum cukup.

Baca juga: SIMAK Aturan Masuk Mal dan Tempat Wisata saat Nataru Selama PPKM level 3 Berlaku Mulai 24 Desember

Baca juga: Demi Penyelamatan Nyawa Manusia, Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 di Seluruh Indonesia saat Nataru

Baca juga: Jelang Nataru, DPRD Nunukan Minta Pemda Pikiran SOA Barang ke Krayan

Selain itu, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri bahwa selama periode Natal dan Tahun Baru, warga diimbau untuk tidak berpergian.

Warga diizinkan melakukan perjalanan ke luar daerah jika ada hal yang mendesak. Namun ada syarat-syarat yang harus dipatuhi.

Ditambah lagi masyarakat masih mempertimbangkan kondisi saat akan berpergian terkhususnya yang akan menggunakan transportasi umum seperti bus, travel, pesawat, kapal dan lain-lain.

Mereka mempertanyakan bagaimana protokol kesehatan (prokes) yang diterapkan pada transportasi umum.

“Masih bertanya-tanya kayak Memang prokes kendaraan umum sudah bagus? Kan percuma kita persiapan dana, repot urus berkas-berkas ini itu padahal masalahnya ada di transportasi. Jadinya takut juga,” tutur Feren.

Masyarakat berharap pemerintah bisa bekerja sama dengan pihak transportasi umum agar melakukan pemeriksaan yang benar.

Mulai dari kelayakan kendaraan, prokes yang diterapkan sampai pengurangan harga agar tidak memberatkan masyarakat.

Baca juga: Pangdam Mayjen TNI Heri Wiranto Harapkan Warga Rayakan Nataru di Rumah dan Patuhi Prokes

“Sebenarnya takut, kita diminta banyak berkas tapi nggak tau kendaraannya aman atau gimana,” kata Emman Boru Allo, masyarakat yang juga berasal dari luar Kota Balikpapan.

“Semoga pemerintah kerja sama dengan kendaraan supaya kita nggak susah juga biayanya. Tiket sekarang mahal,”tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved