Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Terjawab Sudah Siapa Tersangka Kasus Subang? Hasil Pemeriksaan Terbaru Saksi Hari ini & Kabar Yosef

Pemeriksaan sejumlah saksi kasus Subang dilakukan oleh Polda Jabar, hari ini, Kamis (25/11/2021).

Editor: Doan Pardede
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (kedua dari kiri) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam. 

HP Amel menjadi sorotan

Terbaru, salah satu yang menjadi sorotan di kasus Subang, khusus di YouTube adalah seputar hilangnya 3 HP milik Amel.

Dari hasil penyelidikan kepolisian,  tidak ada tanda pencurian dalam kasus tewasnya ibu dan anak yang ditemukan di dalam bagasi mobil mewah di kediaman mereka, di Jalan Cagak, Subang Jawa Barat.

Satu-satunya barang yang diduga dibawa kabur oleh pelaku, adalah ponsel milik Amel.

Menurut kakak korban, Yoris, ponsel Amel berjumlah 3 unit dan seluruhnya hilang.

Amalia Mustika Ratu korban pembunuhan di Subang
Amalia Mustika Ratu korban pembunuhan di Subang (Istimewa/Amalia Mustika Ratu)

Ketiga ponsel tersebut adalah Iphone 11 warna merah, kemudian HP Ipad, dan yang terakhir adalah HP dengan merk Samsung.

"Kalau barang yang hilang itu HP Amel. Satu HP iPhone 11 warna merah, HP iPad, yang ketiga itu HP Samsung," tambah Yoris, seperti dilansir TribunJakarta.com di artikel berjudul Cuma HP Amel yang Hilang dari TKP Kasus Pembunuhan di Subang, Sahabat: Checklist Dua, Gak Dibalas.

Ponsel korban menjadi satu-satunya barang yang dibawa oleh pelaku meski di lokasi ada uang tunai Rp30 juta dan juga perhiasan dan ATM milik korban.

"Kalau untuk barang enggak ada yang hilang kecuali HP Amel yang jumlahnya 3 Soalnya pas kemarin dicek, uang yang Rp30 juta untuk gaji guru masih ada.ATM Mama sama Amel masih ada. Emas juga masih ada, enggak hilang," ungkap Yoris.

Sementara itu fakta menarik diungkap oleh sahabat Amel, Fitri dan Novi.

Mulanya Fitri dan Novi mengatakan pada Senin (16/8/2021) masih bermain bersama wanita tersebut.

Lalu ketiganya berencana ingin berjumpa kembali.

"Hari senin kita masih main," ucap Fitri dikutip TribunJakarta dari YouTube Heri Susanto.

"Selasanya Amel ada acara sama keluarga,"

"Rabunya kita itu ada rencana mau main juga," imbuhnya.

Pada Rabu (18/8/2021) pukul 07.30 WIB, Novi kemudian mengirimkan pesan kepada Amel melalui WhatsApp.

Novi mengatakan kala itu pesannya masih bisa terkirim ke ponsel Amel.

"Dan Novi terkahir ngechat Amel pagi-pagi hari Rabu," ucap Fitri.

"Jam setengah 8," tambah Novi

"Pas hari kejadian. Masih ceklis dua, engga dibalas tapi," imbuh Fitri.

Sekedar informasi jasad Amel dan ibunya pertama kali ditemukan oleh Yosef, pada Rabu (18/8/2021), pukul 07.00 WIB.

Melalu pengacaranya Yosef yang mengaku bermalam di rumah istri muda, datang ke kediaman Tuti untuk mengambil stik golfnya.

HP Dicari Polisi

Rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, korban pembunuhan di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang.
Rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, korban pembunuhan di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang. (KOMPAS.COM/FARIDA)

HP Amalia Mustika Ratu juga disebut-sebut memiliki keterkaitan untuk mengungkap sosok pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang.

Polisi juga kini tengah berupaya keras mencari keberadaan HP Amel.

"Masih dalam pencarian," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago kepada Tribunjabar.id.

Erdi mengatakan dari upaya pencarian itu, Polisi sudah mendapat titik terang keberadaan HP Amalia.

"Sudah mendekati titik terang dan kami mohon doanya saja ya," kata Erdi A Chaniago, seperti dilansir TribunJateng.com dengan judul Cerita Yoris Soal Hp Amalia yang Hilang Pasca Pembunuhan, Ternyata 3 Gadget Sekaligus, Apa isinya?.

Selain mencari keberadaan handphone milik Amalia, polisi juga memeriksa jejak digital hape milik Tuti Suhartini dan keluarga lainnya.

"Untuk sementara kendala ini tidak ada, kami membutuhkan kehati-hatian, karena ini menyangkut masalah hilangnya nyawa orang," kata Kabid Humas Polda Jawa Bara Erdi A Chaniago saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (2/9/2021).

Saat ini penyidik polisi juga melakukan analisis digital terhadap telepon genggam dan provider korban dan keluarga.

"Itu masalah hilang atau tidaknya (HP korban) saya belum monitor, tapi hasil-hasil tersebut menjadi konsumsi penyidik, kami tidak bisa menyampaikan kepada umum hasil-hasilnya, tapi penyidik masih mendalami, menganalisa hasil-hasil yang didapat," ucap Erdi.

Erdi tidak merinci telepon genggam milik siapa saja yang dianalisis penyidik untuk mengungkap pelaku.

"Ya, semuanya sedang dianalisa dari hape yang diminta oleh penyidik ada beberapa orang," katanya.

Keberadaan hape milik Amalia, jejak digital provider serta hasil laboratorium forensik memang jadi alat bukti kuat polisi menemukan pelaku rajapati sadis tersebut.

Yosef sempat telepon HP Amel

Sejumlah saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat kembali menjalani pemeriksaan tambahan di Gedung Reskrim Polres Subang dari Rabu, 29 September 2021 siang hingga malam.

Yosef dicecar 16 pertanyaan pada BAP tambahan ini, di antaranya ditemukan log telepon ke ponsel korban Amel pada hari kejadian.

Tim kuasa hukum Yosef menjelaskan Yosep dicecar dengan 16 pertanyaan oleh penyidik dalam BAP tambahan ini.

Selain itu, Menurut Rohman, Yosef menelepon Amalia gara-gara melihat posisi mobil Alphard milik korban dalam keadaan tidak terparkir secara rapi pada pukul 07.24.

"Pertanyaan penyidik terkait dengan pagi di saat hari kejadian log (panggilan) telepon," ucap Rohman.

"Kemudian jam 07.26 wib yosef menelpon yoris tapi yang mengangkat istrinya. istrinya yoris mengatakan bahwa yoris masih tidur," ucap Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef.

Setelah itu, rohman menuturkan, yosef langsung berangkat ke polsek jalancagak untuk melaporkan bahwa terjadi hal-hal yang mencurigakan di rumahnya.

Berikut video lengkapnya:

Yosef minta polisi segera umumkan tersangka

Yosef (55) suami sekaligus ayah Amalia dan suami Tuti, korban perampasan di Subang berharap polisi segera ungkap kasus Subang pada 18 Agustus 2021.

"Iya, Pak Yosef tentunya kami juga berharap kepada yang terhormat Kapolres Subang AKBP Sumarni untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus kematian istri dari anak klien kami," ucap Fajar Sidik kuasa hukum Yosef saat dihubungi Tribun melalui sambungan seluler, Selasa (16/11/2021), seperti dilansir di TribunJabar.id di artikel ber judul Saat Yosef Memelas ke AKBP Sumarni soal Kasus Subang Belum Terungkap: Yang Terhormat Kapolres.

Fajar mengatakan, pelaku yang sampai dengan saat ini belum ditangkap membuat saling tuding di kalangan keluarga terus memanas.

Tak terkecuali dari klien serta anak dari kliennya yaitu Yoris (34).

"Kalo belum ada tersangka seperti ini kan lihat imbasnya sekarang, klien kami dengan anaknya terus menerus saling tuding. Jadi tidak akan ada beresnya," katanya.

Ia sudah menerima informasi dari Kapolda Jabar Irjen Suntana yang sudah memerintahkan kasus Subang secepat mungkin diungkap.

Yosef (kedua dari kiri) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam.
Yosef (kedua dari kiri) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam. (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

"Sudah berjalan lama juga kan ini, apalagi saya mendengar kata Kapolda Jabar yang baru saja menjabat meminta kepada reserse untuk segera menangkap siapapun itu pelakunya," Fajar menambahkan.

Calon Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Mengerucut

Kasus pembunuhan Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23), di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), kini dilimpahkan ke Polda Jabar per 15 November 2021.

Sebelumnya, kasus tersebut ditangani Polres Subang.

"Kasus perkara penyelidikan dan penyidikan terkait pembunuhan yang ada di Polres Subang ini dilimpahkan ke Polda Jawa Barat," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Polisi Erdi Adrimulan Chaniago, kepada sejumlah wartawan usai jumpa pers kasus Yana Cadas Pangeran di Mapolres Sumedang, Senin (22/11/2021), seperti dilansir Kompas.com.

"Hal ini karena untuk lebih cepat atau mudahnya terkait masalah bukti-bukti secara konvensional. Petunjuk dikaitkan dengan alat-alat kita yang ada di polda, alat-alat digitalnya, sehingga lebih efektif dan efisien. Jadi perkaranya dilimpahkan ke polda," tutur Erdi.

Calon tersangka mengerucut

Erdi mengatakan, saat ini calon tersangka pada kasus pembunuhan ini sudah mulai mengerucut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menyimpulkan siapa pembunuhnya. Ya, insya Allah untuk tersangka sudah mengerucut karena setiap hari kita menyesuaikan dari petunjuk-petunjuk yang ada, baik itu petunjuknya, alat bukti, pemeriksaan saksi-saksi. Itu semua kita sandingkan, kita sesuaikan dengan pembuktian masalah-masalah kaitannya jejak digital dan sebagainya," sebut Erdi.

Erdi mengatakan, sebenarnya tidak ada kendala dalam pengungkapan kasus pembunuhan di Subang.

Lamanya pengungkapan karena polisi sangat berhati-hati untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya diberitakan, Tuti dan anaknya Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas di bagasi mobil di garasi rumah mereka yang ada di Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021).

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi mendapatkan sejumlah petunjuk, di antaranya jejak kaki, sidik jari, dan alat yang diduga digunakan untuk membunuh kedua korban.

Polisi telah memeriksa 55 saksi termasuk suami, keponakan, dan anak laki-laki Tuti. Namun, belum ada satu pun tersangka dalam kasus ini.(*)

Berita Nasional Terkini Lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved