Breaking News:

Berita Kukar Terkini

UMK Kutai Kartanegara Tahun 2022 Alami Kenaikan Rp 20 Ribu dari Tahun Sebelumnya

UMK Kukar tahun 2022 mendatang mengalami kenaikan sekitar 0,63 persen, dari sebelumnya senilai Rp 3.179.673,00 menjadi Rp 3.199.654,80.

Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Sekkab Kutai Kartanegara Sunggono. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Upah Minimum Kabupaten Kutai Kartanegara atau UMK Kukar tahun 2022 mendatang mengalami kenaikan sekitar 0,63 persen, dari sebelumnya senilai Rp 3.179.673,00 menjadi Rp 3.199.654,80.

Nilai UMK tahun 2022 tersebut telah disepakati oleh serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono kepada awak media.

"Perwakilan dari pengusaha juga merasa UMK yang ditetapkan masih logis. Kenaikannya kalau secara nominal hampir Rp 20 ribu,” ujarnya.

Dikatakan Sunggono, sebelumnya Dewan Pengupahan Daerah juga telah menggelar pertemuan bersama dengan serikat pekerja dan Apindo, serta akademisi di Ruang Rapat Sekda, pada Senin sore (22/11/2021) lalu.

Baca juga: Soal UMK Kukar, Komisi I DPRD Tekankan Perusahaan Tidak Lakukan PHK

Baca juga: Dewan Pengupahan Sepakat UMK Kukar Rp 2,93 Juta

Baca juga: UMK Kukar Rp 1,9 Juta Tunggu Keputusan Gubernur Kaltim

Sunggono juga menjelaskan, perhitungan UMK tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 36/2021 tentang Pengupahan sesuai dengan data perekonomian dan ketenagakerjaan di Kukar.

"Pertemuan itu untuk menerapkan usulan UMK 2021, yang akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Akhmad Hardi Dwi Putra bersyukur ada kenaikan UMK di Kukar untuk tahun 2022 mendatang.

Dirinya menambahkan, nominal UMK memang boleh lebih tinggi dari UMP Tahun 2022, yakni senilai Rp3.014.497,22. Setelah ini, pihaknya juga akan menyampaikan hasil kesepakatan pada pertemuan kemarin kepada Pemprov Kaltim paling lambat 25 November 2021 mendatang.

"Ini harus segera dilakukan, supaya UMK bisa berubah. Kalau gak tepat waktu, kita bakal ngikutin UMK yang tahun lalu," pungkasnya. (adv/kominfokukar)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved