Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Viral Oknum Satpol PP di Balikpapan Pukul Pengamen, Begini Kronologinya

Viral beredar di media sosial seorang oknum anggota Satpol PP Balikpapan diduga melakukan pemukulan.

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Tangkapan layar di media sosial seorang oknum anggota Satpol PP Balikpapan diduga melakukan pemukulan. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Viral beredar di media sosial seorang oknum anggota Satpol PP Balikpapan diduga melakukan pemukulan.

Aksi pemukulan itu dilakukan terhadap salah seorang pengamen berinisial F pada, Rabu (24/11/2021) sore.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Balikpapan, Susarno turut menjelaskan kronologi kejadian pada awak media.

Ia menyebut, kejadian itu bermula ketika sejumlah anggota Satpol PP melakukan kegiatan penertiban di kawasan Simpang Tiga Perumnas, Balikpapan Utara.

"Di lampu merah Batu Ampar, biasanya ada orang pengemis, orangnya seperti sakit tapi kok minta-minta, padahal pemerintah  punya kewajiban untuk membantu di Dinsos," ujar Susarno, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Penertiban Pedagang Pasar Pandansari Ricuh, Satpol PP Balikpapan Klaim Hanya Salah Paham

Baca juga: Satpol PP Balikpapan Terus Berkeliling, Razia Pasar dan Fasilitas Umum, Tegakkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Belasan Satpol PP Balikpapan Terpapar Corona, Walikota Rizal Effendi Perintahkan WFH Diperpanjang

Ketika melakukan penertiban terhadap salah seorang pengemis, yang bersangkutan menolak untuk dibawa ke Markas Satpol PP Kota Balikpapan.

Di tengah penertiban tersebut, seorang pengamen, berinisial F melarikan diri, sehingga dilakukan pengerjaan oleh petugas dan berhasil diamankan.

Saat diamankan oleh petugas, pengamen itu juga berontak hingga siku tangan pengamen tersebut mengenai mulut salah satu anggota Satpol PP.

Sehingga dibalas kembali dengan pukulan yang diarahkan ke pengamen tersebut oleh anggota Satpol PP. "Saya informasi ke teman-teman, ternyata orang ini sering ketangkap. Kami beritahu pelan-pelan," kata Susarno.

"Ada dua di sana, yang muda justru lari ketika tertangkap dipegang dua atau tiga orang dia mengelak dan mengenai sikut anggota Satpol PP, kemudian terjadilah. Tapi itu watak karena dia berontak," urainya.

Baca juga: Satpol PP Balikpapan akan Tutup Kafe dan Restoran di Libur Natal dan Pergantian Tahun

Hal tersebut membuat salah satu anggota Satpol PP terpancing lantaran yang bersangkutan justru memberontak. Bahkan, kata Susarno, pengamen tersebut berteriak dan menantang petugas bahkan memaki dengan kata-kata yang kasar.

"Anggota membela diri, karena dia tambah berontak, teriak-teriak dan menantang. Ada juga yang berkata kasar," jelasnya.

Keduanya, baik pengemis dan pengamen tersebut kemudian dibawa paksa ke Markas Satpol PP Kota Balikpapan untuk diberikan pembinaan.  Kata Susarno, oknum Satpol PP Kota Balikpapan itu juga sudah meminta maaf kepada pengamen tersebut.

Selanjutnya, pengemis serta pengamen tersebut diserahkan ke Dinas Sosial untuk mendapat penanganan lebih lanji

"Tetap kita paksa bawa, dalam video itu dilihat kekerasannya. Satpol PP tidak berbuat saja salah. Dan kemarin sudah minta maaf, kami jelaskan. Dan sudah diarahkan ke Depsos," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved