Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Jadwal Penggunaan Kantor Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara, DPUPR Kaltara: OPD tak Ngontrak

Pembangunan Kantor Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara terus berjalan tanpa berhenti

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Progres pembangunan gedung Kantor Sekretariat Provinsi Kaltara di Jalan Agathis, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara pada Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara terus berjalan tanpa berhenti.

Gedung setinggi 4 lantai yang dibangun sejak tahun 2017 lalu itu, ditargetkan dapat fungsional pada bulan Desember tahun depan.

Demikian disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara, Datu Iman Suramenggala kepada TribunKaltara.com.

Dia katakan, dapat difungsikannya gedung tersebut pada akhir tahun 2022 adalah permintaan dari Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

Baca juga: 4.700 Hektar Lahan di KIPI Kalimantan Utara Masih HGU Perusahaan

Baca juga: BPK Beber Temuan dan Tindak Lanjut Rekomendasi, Pemprov Kaltara 76 Temuan Pemeriksaan

Baca juga: Kejar Dana Transfer, Pemprov Kaltara akan Bangun Jejaring dengan Pemerintah Pusat

"Keinginan Pak Gubernur itu, Desember tahun depan sudah fungsional," kata Datu Iman Suramenggala, Jumat (26/11/2021).

"Kalau fungsional itu artinya orang sudah masuk kerja, tapi kegiatan penyelesaian seperti interior masih berjalan," tambahnya.

Ia menilai penting gedung segera fungsional, guna menekan biaya sewa gedung kantor bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang belum memiliki kantor tersendiri.

"Yang penting bisa ditempati bagi OPD yang masih mengontrak di luar," katanya.

Baca juga: Ada 17 Jabatan Kosong di Pemprov Kaltara, Gubernur Zainal Paliwang akan Gelar Seleksi Terbuka

Datu Iman mengaku, belum mengetahui secara lebih rinci anggaran biaya yang dibutuhkan untuk penyelesaian semua tahapan pembangunan gedung.

Namun, pihaknya memastikan berapapun anggaran yang diberikan agar gedung dapat fungsional akan dikerjakan oleh pihaknya.

Kalau selesai semua itu kami harus hitung dulu, tapi kalau fungsional, berapapun anggaran yang diberikan harus jadi.

"Yang penting gedung bisa ditempati," ujarnya.

"Jadi yang terpenting mereka tidak mengontrak," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved