Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Disdik Kubar Terus Berjalan, Kajari Beber Target Sidangnya

Kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Bayu Pramesti (tengah) didampingi Kasi Intel Kerjari, Ricki Rionard Panggabean, dan Kasi Pidsus Kejari Iswan Noor saat memberikan keterangan kepada awak media terkait lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Barat saat ini terus didalami oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat

Bahkan saat ini, kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai miliaran rupiah itu, statusnya telah dinaikkan dari tahap penyelidikan ke tehap penyidikan.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Bayu Pramesti sekaligus menepis isu yang beredar luas di masyarakat terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi tersebut justru dihentikan alias tidak dilanjutkan lagi.

Dihadapan para awak media, Kajari Kubar Bayu Pramesti menegaskan bahwa penyidikan kasus korupsi di Kutai Barat hingga saat ini masih terus berlanjut.

Baca juga: Kadisdikbud Kutai Barat Buka Suara soal Penggeledahan Kejari Kubar Geledah Kantornya

Baca juga: Kejari Kubar Musnahkan Barang Bukti dari 71 Kasus Narkoba

Baca juga: BPJS Kesehatan Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari Kubar dalam Bentuk Pendampingan Hukum

Bahkan tidak hanya dugaan korupsi di lingkungan Disdik saja, tetapi juga kasus dugaan korupsi di instansi lainnya seperti di BPBD Kubar dan KPU Mahakam Ulu.

"Ini langkah cepat penyidikan kita semaksimal mungkin mudah-mudahan dalam waktu dekat segera kita selesaikan. Tidak hanya Disdik saja tetapi juga instansi lain karena ini kan bukan perkara kecil, tetapi secepat mungkin penyidikan kita kerjakan," tegas Bayu Pramesti saat konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kejari Kubar pada Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut Bayu membeberkan, saat ini timnya di lapangan terus bekerja maksimal mengumpulkan data-data pendukung untuk memenuhi fakta-fakta persidangan nanti.

Bahkan kata Bayu tim Kejari Kubar telah melakukan penggeledahan terhadap Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubar dan Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kubar pada Selasa 21 Sebtember 2021 lalu.

Baca juga: NEWS VIDEO Kejari Kubar Kembali Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi Pengadaan Kendaraan Dinkes Kubar

Pada penggeledahan itu dilakukan untuk mencari dan mengamankan dokumen terkait penganggaran dan pengadaan seragam sekolah serta proses perizinan terhadap perusahaan penyedia barang.

Bayu Pramesti pun berharap penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut dapat dituntaskan dalam waktu dekat sehingga awal tahun 2022 nanti sudah memenuhi unsur pidana yang selanjutnya akan disidangkan di Pengadilan.

"Mudah-mudahan awal tahun bisa langsung kita sidang gitu kan, mudah-mudahan," harapnya. 

Diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat itu terjadi pada 2018 lalu.

Saat itu, Disdikbud Kubar mengadakan seragam sekolah sebanyak lebih dari 30 ribu stel yang diperuntukan bagi siswa SD, SMP dan SMA dengan menggunakan anggaran negara yang bersumber dari APBD Kabupaten Kutai Barat tahun 2018. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved