Breaking News:

Berita Paser Terkini

Hingga Batas Akhir 30 November 2021, Pemkab Paser Masih Belum Tetapkan Besaran UMK

Sejumlah daerah di Kalimantan Timur telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 yang dapat dijumpai di beranda pemberitaan.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Madju Simangunsong, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser. Ia mengatakan penetapan UMK di Paser masih diproses. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Sejumlah daerah di Kalimantan Timur telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 yang dapat dijumpai di beranda pemberitaan.

Beda halnya di Kabupaten Paser, hingga kini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) belum menetapkan UMK tahun 2022.

Kementerian Ketenagakerjaan menginstruksikan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk menetapkan UMK tahun 2022 paling lambat 30 November 2021.

Walaupun, dasar hukum penghitungan UMK tahun 2022 mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser, Madju Simangunsong mengatakan penetapan UMK di Paser masih diproses.

Baca juga: UMK Paser 2020, Dewan Pengupahan akan Bersidang Kembali Kemungkinan Senin Disepakati

Baca juga: Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Bersinergi Bersama Aparat Awasi Penerapan UMK

"Ini masih berproses ke Gubernur menunggu surat Pak Gubernur," tulis Madju Simangunsong saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (30/11/2021).

Sebelumnya, saat ditemui pada 18 November 2021 lalu di ruang kerjanya oleh TribunKaltim.co, Kadisnakertrans Paser belum dapat memberikan keterangan.

Begitupun saat dikonfirmasi melalui telepon pada 26 dan 29 November 2021 lalu, Ia juga belum dapat memberikan komentarnya.

Saat ditanyai mengenai besaran angka kenaikan UMK tahun 2022 di Kabupaten Paser, Madju Simangunsong belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.

"Berdasarkan perhitungan sebesar 0,41%, untuk kepastiannya lagi tunggu SK Gubernur," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved