Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Pemkab Kutim Dukung Investasi Daerah untuk Dongkrak Perkembangan Ekonomi

Semenjak pandemi Covid-19 menerpa Kabupaten Kutai Timur, dorongan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat semakin meningkat.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meyakini faktor penentu pertumbuhan ekonomi berdasarkan pada produktivitas pelaku UMKM dan investor di daerah. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Semenjak pandemi Covid-19 menerpa Kabupaten Kutai Timur, dorongan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat semakin meningkat.

Berbagai bentuk stimulan diberikan kepada pelaku ekonomi dari lapisan terbawah agar daya beli masyarakat dapat terus berjalan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengatakan terdapat beberapa faktor penentu pertumbuhan ekonomi di daerahnya.

Salah satu penentu pertumbuhan adalah dorongan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pelaku ekonomi kreatif.

Untuk itu, Pemkab Kutim mendorong pertumbuhan ekonomi melalui bantuan terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Upah Berbasis Produktivitas Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Gairah Investasi

Baca juga: Prioritas 2022, Pemkab Berau Kembangkan Ekosistem Investasi Non Migas atau Batubara

"Kita akan tetap terus menumbuhkembangkan usaha rakyat kita baik yang tergabung dalam usaha kecil, menengah, maupun yang kreatif," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Selain itu, dia mengatakan perlu juga adanya daya dukung pemerintah terhadap investasi di daerah dalam mendongkrak perkembangan ekonomi.

Terlebih Kutai Timur memiliki banyak potensi investasi baik dari sektor industri hingga pariwisata yang belum banyak mendapat lirikan dari investor.

"Kita tetap memberikan daya dukung yang besar terhadap investasi. Apalagi sekarang ini ada investasi yang besar sekali, yaitu terkait dengan metanol dan kemudian semen," ujarnya.

Selain meningkatkan geliat ekonomi, investasi juga memberikan dorongan produksi bagi masyarakat di sekitarnya.

Serapan tenaga kerja menjadi harapan besar yang harus ditumpu oleh investor agar warga sekitar turut berdaya seiring majunya perputaran ekonomi di daerah.

Baca juga: Bappenas Prediksi Investasi di Kaltim Naik 47,7 Persen, Pemindahan IKN Jadi Pemicu

"Selain daripada masyarakat, investasi yang besar juga tetap akan kita dukung dan akan kita berikan dorongan untuk tetap berproduksi dan meningkatkan kesejahteraan di sekitarnya," ujarnya.

Peningkatan produktivitas masyarakat inilah, menurut Ardiansyah Sulaiman, menjadi penentu daripada faktor peningkatan ekonomi di daerah.

Semakin tinggi produktivitas warga baik secara kelompok maupun mandiri, maka perekonomian semakin baik diiringi dengan kesejahteraan yang semakin meningkat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved