Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

APBD KTT Tahun 2022 Disepakati, Pemkab Fokus Bidang Kesehatan dan Penguatan Ekonomi

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tana Tidung Tahun 2022 akan difokuskan pada dua bidang

Penulis: Risnawati | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Sekda Kabupaten Tana Tidung, Said Agil, saat ditemui di Kantor Bupati Tana Tidung, Selasa (1/12/2021) sore.TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tana Tidung Tahun 2022 akan difokuskan pada dua bidang.

Dua bidang tersebut, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung, Said Agil, yaitu peningkatan kesehatan dan penguatan ekonomi.

"Jadi ada beberapa nanti, sesuai visi-misi Pak Bupati (Ibrahim Ali), 10 program yang dijalankan," ujarnya, Rabu (1/12/2021) sore.

Dia menambahkan, APBD 2022 nantinya, ada sebagian organisasi perangkat daerah atau OPD yang akan menjadi OPD pengampu.

Sementara, beban tugas menjalankan visi-misi sejak 2022, bisa jadi mengalami perubahan di tahun 2023.

Baca juga: UMK Tana Tidung 2021, Menunggu Surat Keputusan Gubernur Kaltara Zainal Paliwang

Baca juga: Pertama di Kaltara, Sepala Dalung di Tana Tidung Jadi Pilot Project Desa Bersinar

Baca juga: Peringati HUT ke-50 Korpri, Bupati Tana Tidung Ingatkan Pengurusnya Bikin Program Kerja Positif

Hal ini dikarenakan, adanya visi yang mulai tergeser. Karena tidak mungkin semua visi-misi dijalankan pada tahun yang sama.

"Misal di 2022 sesuai RPJMD (rencana program jangka menengah daerah) itu fokus mengenai sumber daya manusia, berarti ke OPD Dinas Pendidikan. Kalau kesehatan, berarti ke Dinas Kesehatan," jelasnya

"Begitu pula pengembangan infrastruktur, di Dinas PUPR. Kemudian penguatan ekonomi, berarti di Dinas Pertanian dan Dinas perindagkop. Maka angka (anggaran) OPD ini memiliki nilai lebih dari OPD lain," sambungnya.

Hal ini lanjut dia, tergantung pada konsep RPJMD Kabupaten Tana Tidung yang ada.

Tentunya, RPJMD ini juga akan menentukan nilai anggaran di OPD. Di samping biaya operasional dan biaya penunjang.

Baca juga: Pembangunan 20 BTS di Kabupaten Tana Tidung Dikerjakan Usai Survei Tahap Ketiga,

"Ada skema , di sana (RPJMD) kelihatan. Di 2022 mengenai penguatan apa, di 2023 penguatan apa. Maka, bagi yang bukan OPD pengampu, angkanya (anggaran) lebih kecil. Tapi kan masih ada biaya operasional dan biaya penunjang," jelasnya (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved