Breaking News:

Virus Corona di Kutim

Pasien Covid-19 di Kutim Mulai Mereda, Dinkes Rencana Kembalikan Nakes ke Puskesmas

Dinas Kesehatan Kutai Timur akan memulangkan sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas sebagai relawan merawat pasien Covid-19

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kawasan Isolasi Terpusat (Isoter) di SMAN 2 Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur yang kosong selama penularan Covid-19 mulai mereda. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Dinas Kesehatan Kutai Timur akan memulangkan sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas sebagai relawan merawat pasien Covid-19.

Ketika penularan Covid-19 merangkak naikdi Kutim, sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) kecamatan, ditarik ke Sangatta Utara untuk membantu perawatan pasien Covid-19.

Kendati saat ini pasien Covid-19 telah mengalami penurunan, ada beban anggaran , yang harus ditumpu untuk tetap menjalankan unit pelayanan Covid-19 seperti isolasi terpusat (Isoter).

Oleh karenanya, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal mengatakan, bahwa pihaknya berencana memulangkan sejumlah tenaga kesehatan kembali ke Puskesmas masing-masing.

Baca juga: Waspada Varian Omicran, Satgas Covid-19 Balikpapan Siapkan Rumah Sakit

Baca juga: UPDATE Angka Covid-19 di Kaltim, 4 Kasus Aktif Ditemukan di Kubar, Pemprov Terus Genjot Vaksinasi

Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Kamis 2 Desember 2021, Lima Kelurahan Zona Kuning, Tambah 1 Kasus Baru

Sebelumnya, Dinkes Kutim telah berkonsultasi ke Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 daerah terkait tenaga kesehatan yang banyak luang mengingat pasien sudah mulai berkurang.

Terkait hal ini, Ketua Satgas Daerah sekaligus Bupati Kutai Timur menyarankan agar sebagian daripada tenaga kesehatan agar dapat dipulangkan.

"Tetapi dengan syarat, mereka harus siap ketika diminta untuk membantu apabila lonjakan pasien kembali terjadi," ujarnya, Kamis (2/12/2021).

Untuk itu, Dinkes Kutim tengah mengkaji potensi lonjakan pasien mengingat waktunya mendekati libur natal dan tahun baru (Nataru) 2022.

Apabila beberapa tanda menunjukkan kenaikan penularan Covid-19, maka pihak Dinkes Kutim tidak jadi memulangkan tenaga kesehatan tersebut.

"Kita lihat dulu ini jelang Nataru, kalau memang ada kenaikan lagi ya kita tunda kepulangan mereka," ujarnya pada TribunKaltim.Co.

Namun mantan Direktur RSUD Kudungga tersebut mengungkap bahwa saat ini beban Puskesmas juga meningkat.

Masyarakat yang telah lama bertahan di rumah, mulai mendatangi Puskesmas-Puskesmas untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Baca juga: ATURAN dan Syarat Naik Kapal Laut Pelni ke Wilayah PPKM Level 1 - 4, Belum Vaksin Covid-19 Bisa?

"Seperti yang punya penyakit bawaan, mereka mulai mendatangi Puskesmas lagi untuk periksa karena pandemi sudah mulai mereda," ujarnya.

Untuk itu, kebutuhan Puskesmas terhadap tenaga kesehatan sedang meningkat berbanding dengan tenaga kesehatan, yang membantu menangani pasien Covid-19 di wilayah pusat pemerintahan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved