Breaking News:

Berita Nasional Terkini

CATAT! Tarif Listrik Dikabarkan Akan Naik Tahun Depan, Ini 13 Golongan yang Termasuk

Sebanyak 13 golongan masyarakat pelanggan listrik non-subsidi perlu bersiap dengan kenaikan tarif mulai tahun depan.

Editor: Ikbal Nurkarim
Kolase TribunKaltim.co / Kompas.com vai pixaby
Rencana Pemerintah bakal beri diskon tarif listrik untuk pelanggan PLN 1.300 VA, ini penjelasannya 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah dikabarkan akan menaikkan tarif listrik golongan tertentu tahun depan alias tahun 2022.

Pemerintah bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI berencana menerapkan kembali tariff adjustment (tarif penyesuaian) pada 2022 mendatang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut jika kondisi pandemi Covid-19 membaik, maka kemungkinan besar tariff adjustment ini akan diterapkan kembali sesuai aturan awal pada 2022.

Sebanyak 13 golongan masyarakat pelanggan listrik non-subsidi perlu bersiap dengan kenaikan tarif mulai tahun depan.

Baca juga: Apa Itu Gedung Cyber? Fakta Kebakaran Gedung Cyber yang Tewaskan 1 Orang, Hubungan Pendek Listrik?

Baca juga: Dua Rumah di Proklamasi B Samarinda Terbakar, Dugaan Awal Karena Konsleting Listrik

Baca juga: Dedieselisasi PLTD Gunung Sari Berau untuk Kelistrikan yang Semakin Andal

Dikutip dari KompasTV.com Pemerintah bersama Badan Anggaran DPR RI tengah membahas penyesuaian kembali tarif tenaga listrik atau tariff adjustment yang akan diterapkan bagi mereka pada tahun depan.

Besaran kenaikan tarif belum ditetapkan karena akan disesuaikan dengan kondisi perekonomian seiring pandemi Covid-19 yang membaik.

"Tarif listrik bagi golongan pelanggan non-subsidi ini bisa berfluktuasi alias naik atau turun setiap 3 bulan disesuaikan dengan setidaknya tiga faktor, yakni nilai tukar mata uang, harga minyak mentah dunia, dan inflasi," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, seperti dikutip Antara, Selasa (1/12/2021).

Menurut Rida, pemerintah sudah menahan tarif listrik untuk pelanggan non subsidi selama empat tahun belakangan.

Ia berdalih daya beli masyatakat sedang rendah.

Baca juga: Siapkan Dana Belasan Juta Rupiah, Inilah Alasan Biaya Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Cukup Mahal

Konsekuensinya, pemerintah harus memberi kompensasi kepada PLN yang sudah menjual listrik dengan harga lebih rendah dari biaya produksi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved