Breaking News:

Gaya Hidup

Bertema Pelan Pelan Kita Motoran alias PPKM, Skalputride 2021 Jadi Temu Kangen Anak-anak Motor

Bertema Pelan Pelan Kita Motoran alias PPKM, Skalputride 2021 Jadi Temu Kangen Anak-anak Motor

HO/DOK PRIBADI
Bertema Pelan Pelan Kita Motoran alias PPKM, Skalputride 2021 Jadi Temu Kangen Anak-anak Motor 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bertema Pelan Pelan Kita Motoran alias PPKM, Skalputride 2021 jadi temu kangen anak-anak motor.

Mengusung Tema PPKM (Pelan-Pelan Kita Motoran), gabungan dari beragam klab motor di Balikpapan menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Skalputride 2021".

Skalputride 2021 ini diselenggarakan di Gifta Garden Km 23 dan berjalan selama 2 hari pada 27-28 November pekan lalu.

Pemilihan tempat di Gifta Garden ini juga memiliki alasan tersendiri, selain sebagai titik temu kegiatan dan ajang berkumpulnya anak motor di Balikpapan juga karena tempat ini jauh dari kota dan memang tujuannya sekalian untuk refreshing.

"Ada camping ground, musik dan ada fun race juga sekalian temu kangen, melepas dahaga untuk event dan kegiatan-kegiatan anak motor selama pandemi berlangsung ini," ujar Teguh Imam Noor Cholis (31), Ketua Penyelenggara Skalputride 2021.

Skalputride yang merupakan sebuah movement dari gabungan beberapa klab motor ini bertujuan untuk menggerakkan custom culture yang mana diantaranya, yaitu custom motor, custom paint (motor) dan industri kreatif seperti tattoo dan lain-lain.

Kegiatan Skalputride 2021 di Gifta Garden, Km 23, Balikpapan yang diselenggarakan pada 27-28 November 2021 lalu.
Kegiatan Skalputride 2021 di Gifta Garden, Km 23, Balikpapan yang diselenggarakan pada 27-28 November 2021 lalu. (HO/DOK PRIBADI)

"Kita pengen di Balikpapan itu ada sebuah event yang memfasilitasi kreativitas anak-anak," tambahnya.

Nama Skalputride ini sendiri memang identik dengan anak motor di Balikpapan yang biasanya berkumpul di Melawai.

"Biasanya sebelum pulang itu ada ajakan 'skalput (sekali putar) dulu yok baru kita pulang', skalput itu ya awalnya dari tradisi anak motor tersebut," ucap pria yang kerap disapa Cholis ini.

Mengambil bahasa slang khas anak motor Balikpapan tersebut, Cholis mengaku ingin menghidupkan kembali tradisi tersebut mengingat anak motor jaman dan generasi saat ini lebih memilih untuk ngumpul di kafe-kafe.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved