Berita Pemkab Mahulu

Percepat Bangun Bandara Ujoh Bilang, Pemkab Mahulu-BPN Kubar Serah Terima Sertifikat Tanah Hak Pakai

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kutai Barat melakukan serah terima Sertifikat Tanah Hak Pakai Bandar

Editor: Rahmad Taufiq
HO/HUMAS PEMKAB MAHULU
Pemkab Mahulu bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kutai Barat melakukan serah terima Sertifikat Tanah Hak Pakai Bandar Udara Ujoh Bilang Tahap II Tahun Anggaran 2021 seluas 160,5 Hektare, di Safir Room Hotel Mercure Samarinda, Kamis (2/12/2021). HO/HUMAS PEMKAB MAHULU 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kutai Barat melakukan serah terima Sertifikat Tanah Hak Pakai Bandar Udara Ujoh Bilang Tahap II Tahun Anggaran 2021 seluas 160,5 Hektare, di Safir Room Hotel Mercure Samarinda, Kamis (2/12/2021).

Hal ini sebagai wujud nyata keseriusan Pemkab Mahulu dalam percepatan pembangunan Bandar Udara Ujoh Bilang.

Sertifikat yang diserahkan oleh Kepala BPN Kubar Idrus Alaydrus, A.Ptnh diterima oleh Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh, SH,ME didampingi Sekretaris Daerah Dr. Stephanus Madang,S.Sos,MM.

Turut hadir menyaksikan adalah Kabag Pemerintahan Biro Pemerintah Setprov Kaltim Aminuddin.

Bupati Bonifasius Belawan Geh,SH,ME mengatakan, sejak tahun 2019 Pemkab Mahulu telah melakukan tahapan-tahapan awal mulai dari penetapan lokasi, penyuluhan kepada masyarakat serta musyawarah untuk menetapkan bentuk dan besarnya ganti rugi.

Baca juga: Pendidikan Usia Dini Penentu Tumbuh Kembang Anak, Kapasitas Bunda PAUD Se-Mahulu Diperkuat

Baca juga: Difasilitasi Kemendagri dan Bappeda Kaltim, Pemkab Mahulu Gelar Sosialisasi SIPD

“Saya secara khusus mengapresiasi Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu, yang telah bekerja secara cepat dan tepat dalam rangka memastikan ketersediaan lahan pembangunan bandar udara Ujoh Bilang dengan total luasan 250,5 Ha, sudah terpenuhi/tuntas pada tahun anggaran 2021 ini," papar Bupati.

Bupati Bonifasius menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemkab Mahulu untuk mewujudkan pembangunan bandar udara Ujoh Bilang yang didamkan bersama.

Lebih lanjut Bupati sampaikan, dengan hadirnya bandar udara Ujoh Bilang maka akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Membuka keterisolasian, mendukung pengembangan pariwisata daerah serta sebagai salah satu sarana menunjang sistem pertahanan dan keamanan nasional khususnya di daerah perbatasan NKRI,” kata Bupati.

Bupati Bonifasius juga mengucapkan terimakasih kepada Kanwil ATR/BPN Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor BPN Kubar yang telah membantu serta memfasilitasi Pemkab Mahulu untuk dapat merealisasikan Penyerahan Hasil (Sertifikat Hak Milik) Tanah Bandar Udara Ujoh Bilang Tahap II.

Tak ketinggalan terima kasih Bupati juga disampaikan untuk Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Pengadilan Negeri Kutai Barat, Kodim 0912 Kutai Barat dan Polres Kutai Barat, yang telah membantu dalam pelaksanaan tahapan rencana pembangunan bandar udara Ujoh Bilang dari awal hingga saat ini.

“Saya berharap momen hari ini menjadi pondasi kita ke depan mengingat Kabupaten Mahakam Ulu adalah beranda terdepan dan penyanggah terbentuknya Ibu Kota Negara, maka dari itu kita harus berbenah melalui pembangunan bandar udara Ujoh Bilang,” katanya.

Baca juga: Wabup Mahulu Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama, Modernisasi Beragama Katolik 2021

Dalam laporan Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Bernadetha Buaq,S.Pi, dalam rangka memastikan ketersediaan lahan bagi pembangunan bandar udara Ujoh Bilang khususnya pada tahap II dengan luas 160,5 Ha sehingga total lahan yang diperuntukan untuk pembangunan adalah 250,5 Ha sudah terpenuhi dalam tahun anggaran 2021 ini.

“Dimana untuk tahap I dengan luasan 90 hektare telah dibebaskan pada tahun anggaran 2020, dan untuk memastikan hak atas kepemilikan dengan terbitnya sertifikat lahan yang nantinya akan menjadi asset tetap Pemkab Mahulu dan menjamin keamanan dan keabsahan atas lahan yang telah dikuasai sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Acara serah terima ini turut dihadiri Inspektur Inspektorat Budi Gunarjo Ompusunggu SE,Ak,MM,CA,AAP; Kadishub Bernadetha Buaq,S.Pi; Kadis LH Solman,S.Hut; Kabag Hukum Arsenius Luhan,M.Hum; Kabag Pemerintahan Yopianus Anyang, S.Kom; Kabid Aset BPKAD Fahrial Ansori, SE; dan Petinggi Ujoh Bilang, Klemen Ajang. (Prokopim/len/td/advl)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved