Breaking News:

Berita Pemkab Mahulu

Wabup Mahakam Ulu Bahas Rencana Pengembangan Katolik Center di Mahulu

Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., M.E yang diwakili oleh Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, S.Mi menghadiri Rapat Pembahasa

Editor: Rahmad Taufiq
HO/HUMAS PEMKAB MAHULU
Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, S.Mi menghadiri Rapat Pembahasan Perencanaan Pengembangan Katolik Center di Kabupaten Mahulu, di Ruang Rapat Bappelitbangda, Kamis (2/12/2021). HO/HUMAS PEMKAB MAHULU 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., M.E yang diwakili oleh Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, S.Mi menghadiri Rapat Pembahasan Perencanaan Pengembangan Katolik Center di Kabupaten Mahulu, di Ruang Rapat Bappelitbangda, Kamis (2/12/2021).

Rapat ini juga dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan E. Tek hen Yohanes, S.Pd, Pastor Moses Komela Avan Keuskupan Agung Samarinda dan Pastor Ignasius Ding Jenau Proki Santo Petrus Ujoh Bilang.

Dalam arahannya Wabup menyampaikan, ini merupakan tahap awal dari tahapan untuk membangun Katolik Center di Kabupaten Mahulu.

"Melalui petemuan hari ini kita dapat mengetahui gambaran dari narasumber kita, apa-apa yang harus kita perbuat sebelum membangun Katolik Center," ujarnya.

Jadi apa-apa saja yang perlu dilengkapi, kata Wabup, dalam proses tahapan pembangunannya nanti benar-benar sudah terencana.

Baca juga: Percepat Bangun Bandara Ujoh Bilang, Pemkab Mahulu-BPN Kubar Serah Terima Sertifikat Tanah Hak Pakai

Baca juga: Pendidikan Usia Dini Penentu Tumbuh Kembang Anak, Kapasitas Bunda PAUD Se-Mahulu Diperkuat

"Paling tidak sudah memiliki masterplan tahap awal sebelum melangkah ke tahap berikutnya, seperti penempatan lahannya di mana harus sudah disiapkan, proses hibahnya harus ada sudah dari sekarang, jangan nanti sudah tidak ada lahan baru kita kebingungan cari lokasinya," ungkap Wabup sembari menekankan bahwa pertemuan ini harus berkelanjutan.

Sementara itu, Romo Moses Komela Avan Keuskupan Agung Samarinda menyatakan, ketika berbicara tentang pembangunan Katolik Center ini bukan suatu hal yang serta merta harus jadi dalam beberapa tahapan saja.

"Namun saya memberikan gambaran terlebih dahulu, kita harus melihat seluruh konteksnya , ketika bicara tentang Katolik Center ini merupakan konsep dari kehidupan gereja itu sendiri, yang sudah memiliki satu susunan yang tersistem rapi, mulai dari pusat sampai dengan daerah," jelasnya.
Jadi menurutnya, bukan sekadar bicara perkembangan atau suatu struktur, namun bagaimana struktur ini karena adanya pelayanan dalam gereja itu sendiri.

"Katolik Center ada karena ada pelayanan tugas dan tanggungjawab, jadi pada intinya kita tidak menciptakan sesuatu itu sendiri, namun bagaimana Katolik Center ini ada karena bagian dari kehidupan gereja dari pusat," tandasnya. (Aim/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved