Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Ciptaan Ruang Ramah bagi Pejalan Kaki di Samarinda, Walikota Bangun Pedestrian di Jl Kusuma Bangsa

Walikota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan keinginannya untuk menciptakan ruang yang ramah bagi pejalan kaki di Kota Samarinda.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Kawasan trotoar jalan Kusuma Bangsa, Kota Samarinda, rencananya akan direvitalisasi untuk menjadi kawasan pedestrian yang ramah bagi pejalan kaki dengan desain yang baru. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDAWalikota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan keinginannya untuk menciptakan ruang yang ramah bagi pejalan kaki di Kota Samarinda.

Hal itu akan diwujudkan dengan rencana revitalisasi kawasan Jalan Kusuma Bangsa untuk menjadi kawasan pedestrian yang nyaman dan sekelas dengan kawasan pedestrian di kota-kota besar lainnya.

Andi Harun pun mengakui telah menerima konsep awal revitalisasi pedestrian Kusuma Bangsa dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda yang nantinya akan mulai dikerjakan pada tahun 2022.

Ia menyampaikan bahwa rencana ini merupakan bagian dari visinya untuk membenahi tata kota, namun dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkot saat ini, maka kawasan Kusuma Bangsa yang akan dijadikan percontohan awal revitalisasi pedestrian ini.

“Kita ingin ciptakan kondisi pedestrian kita berkualitas, karena kemampuan anggaran kita tidak bisa sekaligus membangun (pedestrian) di satu Samarinda ini, kita ingin trotoar Kusuma Bangsa ini kalau tidak bisa seperti jalan Sudirman (Jakarta), paling tidak adik ke berapanya Sudirman,” ungkap Andi Harun menerangkan, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Target Presiden Jokowi, Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Banyak Pedestrian, Jalan Kaki Bersepeda 

Baca juga: Pengecatan Trotoar dan Median Jalan di Kecamatan Samarinda Ulu, Camat Harap Berkelanjutan

Konsep dan desain revitalisasi trotoar itu sedang disusun oleh Dinas PUPR Kota Samarinda setelah disampaikan kepada walikota untuk disusun lebih detail dan matang.

Jalan Kusuma Bangsa yang menjadi tempat beradanya perkantoran pemerintah termasuk Balai Kota Samarinda, dan kompleks Stadion Segiri yang biasa menjadi ruang publik itu dipilih karena menurut Andi Harun relatif tidak ada masalah dan dampak sosialnya.

“Kalau sepanjang Kusuma Bangsa ini kan milik Pemkot semua ya, ke depannya bisa jadi percontohan bagi kawasan lain dan secara bertahap bisa nyambung ke Jalan Pahlawan, Basuki Rahmat, hingga Taman Samarendah dan Jalan Awang Long,” kata walikota.

Adapun konsep pedestrian yang rencananya akan diaplikasikan di kawasan Jalan Kusuma Bangsa itu adalah desain trotoar yang baru, tidak lagi dilewati kendaraan, serta akses yang ramah terhadap penyandang disabilitas serta adanya pohon-pohon yang sesuai dengan konsep pejalan kaki.

Pemkot Samarinda melalui Dinas PUPR juga telah menyusun perencanaan revitalisasi trotoar Kusuma Bangsa tersebut.

Dalam waktu dekat, kata Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hero Mardanus Setyawan, desain revitalisasi trotoar itu akan dipresentasikan kembali kepada walikota agar segera bisa dianggarkan pelaksanaannya mulai tahun 2022.

Baca juga: Ganggu Kenyamanan Pejalan Kaki, Walikota Andi Harun Minta Pertamina Tertibkan Pertamini di Trotoar

“Kalau konsep awal itu sudah kita sampaikan, namun pak wali ingin ada perubahan-perubahan agar trotoar itu nanti enak dipandang dan kesannya keren,” jelas Hero Mardanus.

Ia membeberkan untuk saat ini revitalisasi trotoar masih akan terfokus di jalan Kusuma Bangsa, sebelum nantinya akan dilanjutkan secara bertahap ke ruas jalan lainnya.

“Untuk sementara di Kusuma Bangsa dulu, nanti kita bisa lanjutkan ke jalan Diponegoro, kemudian di Bhayangkara dan tersambung ke kawasan Basuki Rahmat,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved