Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Dewan Inginkan Pembelajaran Tetap Optimal pada Masa Pandemi Covid-19

Anggota DPRD Kaltim, Yenni Eviliana berharap, pembelajaran yang dilakukan siswa di Kabupaten Paser dapat berjalan secara optimal.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana saat kunjungan kerja ke Kabupaten Paser, Kamis (2/12/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota DPRD Kaltim, Yenni Eviliana berharap, pembelajaran yang dilakukan siswa di Kabupaten Paser dapat berjalan secara optimal.

Hal itu disampaikan Yenni saat dirinya melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Paser dalam rangka konsultasi pengawasan pembelajaran tatap muka langsung oleh siswa di daerah tersebut.

"Untuk jenjang PAUD hingga SMP, menurut aturan kabupaten/kota memiliki kewenangan. Di sini kita ingin tahu seperti apa pola pengawasannya. Dari yang disampaikan saya kira sudah cukup baik, artinya ada tim yang lebih dulu memastikan kesiapan sekolah menjalankan pembelajaran tatap muka," ungkap Yenni.

Baca juga: Ketua DPRD Makmur HAPK Hadiri Rakerprov KONI Kaltim

Ia menambahkan, dari hasil diskusi diterima informasi bahwa selain soal kesiapan sekolah, orangtua siswa juga telah diminta mengisi kuesioner mengenai kesediaan orangtua yang bersedia anaknya untuk pembelajaran tatap muka.

Namun demikian, bagi orangtua siswa yang keberatan dengan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19, diperbolehkan untuk tetap melaksanakan pembelajaran secara online.

"Untuk saya pribadi berharap siswa bisa melakukan pembelajaran tatap muka, tapi tentu dengan memperhatikan prokes ketat, durasi jam sesuai anjuran. Tentu tidak semua siswa dalam satu waktu, ada pengaturannya. Apalagi jenjang pendidikan dibawah perguruan tinggi, pembelajaran online tentu memiliki tantangan dan kendala yang cukup tinggi," ungkapnya cemas.

Baca juga: APBD Kaltim 2022 Disetujui Rp 11,5 Triliun

Tantangan dan kendala tersebut tak hanya dihadapi siswa, namun pastinya juga sebagian guru dan orang tua siswa.

Terutama anak-anak PAUD, TK dan SD yang memerlukan aktivitas dan interaksi lebih banyak. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved